Surino, Keikutsertaan Saya Dalam Kontestasi Ini Berakar Pada Tekad Kuat Untuk Membawa Perubahan Nyata Dan Memajukan Desa Lodaya

PEMALANG — Langkah penting Surino menuju bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, kini resmi memasuki babak baru. Setelah tuntas menyerahkan seluruh dokumen pendaftarannya, bakal calon kepala desa ini bersiap menghadapi tahap verifikasi administratif dan penetapan calon resmi oleh panitia pemilihan.


​Di tengah antusiasme yang kian memuncak, Surino menyampaikan pesan paling krusial bagi seluruh sukarelawan, pendukung, dan warga masyarakat: tetap tenang, santun, dan menjaga kedamaian untuk meraih kemenangan yang bermartabat.

​"Persatuan dan kondusivitas desa adalah yang utama. Kemenangan sejati hanya bisa kita capai jika prosesnya dilalui dengan damai, tanpa memicu perpecahan antarwarga," tegas Surino mengimbau seluruh simpatisannya, Kamis (27/8/2026).

​Komitmen tersebut diwujudkannya melalui kesiapan fisik dan administratif untuk menjalani setiap prosedur Pilkades secara transparan. Keikutsertaannya dalam kontestasi ini berakar pada tekad kuat untuk membawa perubahan nyata dan memajukan Desa Lodaya.

Surino juga menekankan bahwa pesta demokrasi tingkat desa ini harus menjadi ajang mempererat persaudaraan, bukan memecah belah.
Ada hal hal tentang ​Kepatuhan Regulasi yang harus Siap kita patuhi dengan mengikuti seluruh tahapan sesuai aturan yang berlaku.

Kita juga harus membangun Komitmen Keamanan bersama, menjamin seluruh pendukung bertindak tertib dan menjunjung tinggi norma hukum.

"Karena sejatinya, dalam kontestasi Pilkades ini, Kami bersama dengan segenap pendukung membawa prinsip keutamaan yaitu ​Visi Pembangunan dengan memprioritaskan kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Lodaya", pungkas Surino.

​Gelombang dukungan publik terhadap Surino terlihat nyata saat proses pengembalian berkas. Rombongan warga tampak mengawal kedatangannya menuju sekretariat panitia pemilihan, menciptakan suasana semarak di sepanjang jalan Randudongkal.

Aksi pengawalan spontan dari masyarakat ini memperlihatkan tingginya harapan publik terhadap kepemimpinannya dalam pesta demokrasi desa kali ini.

(Eko B Art). 

Comments

Popular posts from this blog

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati

Tasyakuran Adalah Tradisi Unik Yang Penuh Makna Dalam Budaya Indonesia, Makan Bersama (Riyoyo) Mengungkapkan Rasa Syukur Atas Nikmat Yang Diberikan Allah SWT