Posts

​Seleksi MAPSI Dabin 6 Kecamatan Taman Gelar Kompetisi Menuju Tingkat Kecamatan

Image
PEMALANG – Kegiatan Seleksi Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Daerah Binaan (Dabin) 6 Kecamatan Taman resmi diselenggarakan. Ajang ini diikuti oleh 15 Sekolah Dasar (SD) di wilayah Dabin 6 sebagai langkah awal untuk menjaring perwakilan terbaik.   ​ Pembina Teknis Dabin 6, Lukman, menyampaikan bahwa kegiatan seleksi ini bertujuan untuk melahirkan putra-putri terbaik yang nantinya akan bertanding di tingkat Kecamatan Taman.   ​"Kegiatan MAPSI tingkat Dabin 6 ini harapannya bisa menelorkan putra-putrinya untuk bisa tanding di tingkat kecamatan. Ada sekitar enam materi yang diseleksi, seperti macapat, duet religi, dan cabang lainnya. Sementara untuk cabang seperti rebana, peserta akan langsung maju ke tingkat kecamatan," jelas Lukman.   ​Lukman juga berpesan kepada para pendamping dan orang tua siswa agar terus mendukung anak-anak, terutama dalam menjaga kesehatan selama persiapan dan pelaksanaan lomba. ...

​Keutamaan Menjaga Salat dan Pentingnya Berpegang Teguh pada Ulama

Image
PEMALANG - ​Acara pengajian rutin Lailatul Ijtima yang diselenggarakan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Losari bertempat di Musala Al-Hafidz, Gang Cempaka, Rt03 Rw02, berlangsung dengan khidmat. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU (Syuriyah, Tanfidziyah, dan badan otonom seperti Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, IPNU, dan IPPNU) serta masyarakat setempat.  ​Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ustadz Fakhrozi selaku Tanfidiyah Ranting NU Desa Losari kecamatan Ampelgading kabupaten Pemalang, Minggu (27/9/2026). Dalam sambutannya, Ustadz Fakhrozi menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada pengurus dan jemaah Musala Al-Hafidz atas kebersamaan dalam menyelenggarakan kegiatan rutin bulanan ini. "Kami mendoakan agar seluruh pihak yang berkontribusi mendapat keberkahan hidup", ujar Ustadz Fakhrozi. ​Selain itu, ia menegaskan pesan dari sesepuh NU untuk terus berjuang bersama NU. Jemaah diimbau agar tidak m...

​Tragedi "Crab Mentality" di Tengah Kebekuan, Ketika Kesuksesan Cepat Menembus Kedengkian

Image
PEMALANG – Sebuah fenomena sosial dan psikologis yang ironis terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem. Di sebuah wilayah bersalju yang mencekam, sekelompok warga tampak bertahan hidup dan menggigil dalam kebekuan akibat kesulitan menyalakan api dari kayu-kayu basah.  ​Di tengah keputusasaan tersebut, seorang pria berinisiatif menggunakan potongan kaca untuk memfokuskan sinar matahari ke tumpukan rumput kering. Usahanya berhasil memicu percikan api dan memberikannya kehangatan.  ​Namun, bukannya menyambut keberhasilan itu dengan rasa syukur atau belajar dari metodenya, warga sekitar justru menunjukkan sikap cemburu dan kebencian. Merasa "kesetaraan dalam penderitaan" mereka terganggu, salah seorang dari kelompok tersebut dengan sengaja memadamkan api dan mendorong pria kreatif itu ke dalam lumpur. Kelompok tersebut baru merasa puas dan tenang setelah pria itu kembali menderita seperti mereka.  ​Ketegangan berlanjut hingga sebuah helikopter penyelamat pribadi...

​Belajar Keseimbangan Hidup dari Filosofi Soko Guru Rumah Joglo

Image
​ PEMALANG — Rumah adat Joglo dikenal dapat berdiri kokoh karena didukung oleh soko guru, yaitu tiang-tiang utama yang menopang bagian vital bangunan. Filosofi arsitektur tradisional ini dinilai sangat relevan dengan kehidupan manusia yang juga membutuhkan tiang penyangga agar tidak runtuh saat diterpa guncangan.  ​Sama halnya dengan empat soko guru pada rumah Joglo, manusia idealnya memiliki empat pilar utama dalam hidupnya ; -​Nilai Hidup (Prinsip), Fondasi moral yang menjadi pedoman untuk membedakan hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.  -​Kesehatan, Elemen krusial yang menentukan kenyamanan hidup, sebab sebanyak apa pun pencapaian yang diraih akan sulit dinikmati tanpa kondisi tubuh dan pikiran yang sehat.  -​Hubungan Sosial, Kehadiran keluarga, pasangan, maupun sahabat sebagai tempat untuk kembali dan berbagi.  -​Tujuan Hidup, Alasan atau dorongan utama yang membuat seseorang tetap memiliki motivasi untuk melangkah. ​Penelitian modern meng...

​Tingkatkan Mutu Pendidikan, Gugus 3 Petarukan Gelar Bimtek Penguatan Literasi dan Numerasi

Image
​ PEMALANG — Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik dan mutu pendidikan, Gugus 3 Petarukan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi dan Numerasi (Litnum) bagi sekolah penerima dana BOS Kinerja (BOSKIN) tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri 2 Serang pada Kamis, 24 September, mulai pukul 07.00 hingga 17.30 WIB.  ​Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh perwakilan dari 6 sekolah dasar di wilayah Gugus 3 Petanjungan dengan total peserta maksimal 40 orang. Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber, sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan diakhiri dengan post-test.  ​Narasumber kegiatan, Siti Nurasanah, S.Pd ., S.D., M.Pd ., menjelaskan bahwa penekanan Bimtek ini berfokus pada implementasi lintas kurikulum. Menurutnya, literasi dan numerasi tidak hanya menjadi tanggung jawab guru Bahasa Indonesia atau Matematika saj...

​Mengenang Dialog Kritis Gus Dur, Menjawab Reformasi, Ekonomi, hingga Polemik Pencalonan Kembali

Image
​ PEMALANG — Dalam rekaman dialog interaktif Who Wants to be the President, Presiden Republik Indonesia ke-4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), secara lugas merespons gelombang pertanyaan kritis dari panelis, mahasiswa, pengusaha, hingga pemirsa dari berbagai daerah. ​Berikut adalah alur perjalanan dialog dan pokok-pokok pemikiran yang disampaikan oleh Gus Dur, dengan penegakan agenda reformasi. Gus Dur menegaskan bahwa langkah mendasar untuk menyelesaikan krisis nasional adalah membangun sistem baru di empat bidang utama, ​Politik Pemerintahan, ​Ekonomi, Pendidikan, ​Budi Pekerti/Moralitas Akhlak. ​Ketika dicecar panelis terkait dugaan kompromi politik masa lalu, Gus Dur menyatakan bahwa hambatan utama dulu adalah mafia peradilan dan lembaga hukum yang belum independen. Ia berjanji akan melakukan pembersihan total dan menolak tawar-menawar politik jika kembali memimpin. Dalam Sesi Panelis, Solusi Utang Luar Negeri & Usaha Kecil Menengah (UKM). ​Menjawab pertanyaan m...

​Fenomena Dunning-Kruger, Mengapa Seseorang yang Kurang Paham Justru Paling Merasa Yakin?

Image
PEMALANG - Paradoks Ketidaktahuan dan Percaya Diri​, Narasi ini diawali dengan membahas fenomena di mana seseorang yang sedikit memahami suatu bidang sering kali merasa sangat yakin dan percaya diri. "Masalah utamanya bukanlah sekadar tidak tahu, melainkan tidak sadar bahwa dirinya tidak tahu (unaware of their own ignorance)". Sebaliknya, orang yang benar-benar ahli justru sering menyadari betapa banyaknya hal yang belum mereka ketahui. ​Latar Belakang Kasus Unik Perampokan Bank, ​Pada akhir 1990-an, psikolog David Dunning dan Justin Kruger terinspirasi oleh kasus kriminal nyata pada tahun 1995 tentang seorang perampok bernama McArthur Wheeler. Wheeler percaya bahwa melumuri wajahnya dengan jus lemon akan membuatnya tidak terlihat oleh kamera pengawas (seperti tinta tak terlihat). ​Kasus absurd ini memicu penelitian ilmiah untuk menjawab pertanyaan mendasar: Mengapa seseorang yang melakukan kesalahan mendasar bisa memiliki tingkat keyakinan yang begitu tinggi?...