Mengenang Dialog Kritis Gus Dur, Menjawab Reformasi, Ekonomi, hingga Polemik Pencalonan Kembali
PEMALANG — Dalam rekaman dialog interaktif Who Wants to be the President, Presiden Republik Indonesia ke-4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), secara lugas merespons gelombang pertanyaan kritis dari panelis, mahasiswa, pengusaha, hingga pemirsa dari berbagai daerah. Berikut adalah alur perjalanan dialog dan pokok-pokok pemikiran yang disampaikan oleh Gus Dur, dengan penegakan agenda reformasi. Gus Dur menegaskan bahwa langkah mendasar untuk menyelesaikan krisis nasional adalah membangun sistem baru di empat bidang utama, Politik Pemerintahan, Ekonomi, Pendidikan, Budi Pekerti/Moralitas Akhlak. Ketika dicecar panelis terkait dugaan kompromi politik masa lalu, Gus Dur menyatakan bahwa hambatan utama dulu adalah mafia peradilan dan lembaga hukum yang belum independen. Ia berjanji akan melakukan pembersihan total dan menolak tawar-menawar politik jika kembali memimpin. Dalam Sesi Panelis, Solusi Utang Luar Negeri & Usaha Kecil Menengah (UKM). Menjawab pertanyaan m...