GUGURNYA BOMANARAKASURA (BOMA GUGUR)
PEMALANG - Awal Prahara dari Benih Asmara Terlarang Di balik megahnya Istana Trajutrisna, takdir merajut benih bencana. Prabu Bomanarakasura (Setija), putra tertua Prabu Kresna dari Dewi Pretiwi, bertakhta dengan kekuasaan yang amat ditakuti. Namun, di dalam kediaman bahagianya, tersembunyi duka yang tenang. Dewi Hagnyanawati, sang permaisuri, menyimpan kerinduan mendalam yang tak pernah tertuju pada suaminya, melainkan kepada Raden Samba (Wisnubrata)—adik tiri Boma yang tampan dan rupawan dari Istana Dwarawati. Pertemuan rahasia antara Samba dan Hagnyanawati yang semula hanya bisikan asmara terselubung, lambat laun terendus oleh para prajurit dan Patih Pancatnyana. Kabar tak sedap itu akhirnya sampai ke telinga Sang Raja Trajutrisna. Murka Sang Raja Trajutrisna ketika suatu pagi Ufuk timur Trajutrisna mendadak merah membara bagai membakar dada Prabu Bomanarakasura. Saat mendapati bukti kebenaran perselingkuhan tersebut, kesabaran Boma hancur tak berbekas. Dikenal m...