Posts

Sebanyak Tujuh Perwakilan Sekolah Siap Bertanding Membawa Nama Baik Kecamatan Petarukan Dalam FTBI Tingkat Kabupaten Tahun 2026

Image
PEMALANG – Bertempat di Aula SDN 1 Iser, Kecamatan Petarukan, kegiatan pelepasan kontingen Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Pemalang berlangsung penuh khidmat pada Senin (14/9/2026). Sebanyak tujuh perwakilan sekolah siap bertanding membawa nama baik Kecamatan Petarukan. ​ Penanggung Jawab FTBI Petarukan sekaligus perwakilan K3S, Suyat, menyampaikan bahwa kompetisi tingkat kabupaten yang akan berlangsung di Kecamatan Ulujami, tepatnya di Kompleks SD Pagergunung 1 dan 2, dan menjadi ajang pembuktian potensi anak didik. ​"Harapan dari kami K3S, anak-anak bisa berkontribusi, diberikan kesehatan, dan tampil maksimal. Harapan terakhir, mudah-mudahan ada yang mendapat juara dan yang terbaik," ujar Suyat saat ditemui di lokasi acara, Senin (14/9/2026). ​Rekam Jejak Tembus Provinsi, harapan tinggi ini bukan tanpa alasan. Pada gelaran FTBI tahun lalu, kontingen dari Kecamatan Petarukan berhasil menorehkan prestasi gemilang hingga melaju ke...

​Mengulas Alur Perjalanan dan Rahasia Karya Ebiet G. Ade di "Bisikan Rhoma"

Image
​ PEMALANG — Raja Dangdut Rhoma Irama menghadirkan maestro musisi balada Indonesia, Ebiet G. Ade, dalam episode program bincang-bincang Bisikan Rhoma. Perbincangan hangat ini mengungkap berbagai fakta menarik mengenai asal-usul nama panggung, latar belakang pembuatan karya-karya puitis, hingga rahasia di balik sosok legendaris lagu "Camelia". ​Pembukaan & Reuni Kebersamaan di LMKN ​Acara diawali dengan sambutan hangat Rhoma Irama yang menyapa para penonton sekaligus memperkenalkan Ebiet G. Ade sebagai sahabat lama. Keduanya mengenang momen kebersamaan saat bertugas selama kurang lebih 3 tahun di Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) untuk mengurus serta mengawal hak royalti para pencipta lagu dan musisi Indonesia. ​Rahasia dan Asal-usul Nama "Ebiet G. Ade" ​Rhoma melontarkan rasa penasaran publik mengenai nama panggung Ebiet G. Ade yang terbilang unik. Ebiet pun membeberkan kisah di balik namanya, ​Nama Asli, Nama pemberian orang tuanya seb...

Memahami Delay Discounting, Mengapa Kita Sering Tergiur Kenikmatan Sesaat Dibanding Masa Depan

Image
PEMALANG — Bayangkan sebuah pilihan, menerima uang Rp1 juta hari ini atau Rp2 juta minggu depan. Pertanyaan sederhana ini sebenarnya menggambarkan kecenderungan manusia dalam menilai kesenangan hari ini dan konsekuensinya di masa depan. ​Dalam bidang psikologi, fenomena ini dikenal sebagai delay discounting, yaitu kecenderungan manusia untuk memberikan nilai yang lebih rendah pada sesuatu hanya karena hasilnya baru bisa dinikmati nanti. Hal inilah yang sering membuat seseorang tergiur memilih kepuasan instan, meskipun pilihan jangka panjang sebenarnya lebih menguntungkan. ​Pesan Bijak Jawa dan Bukti Ilmiah. ​Masyarakat Jawa mengenal pitutur bijak "Ngelingana Tembe Mburine", yang secara sederhana berpesan agar seseorang memikirkan dampak atau konsekuensi setelahnya sebelum mengambil keputusan hari ini. ​Prinsip psikologis dan pitutur ini didukung oleh data ilmiah. Berdasarkan meta-analisis terhadap 47 penelitian, ditemukan bahwa membayangkan kejadian di masa d...

​Di Balik Pintu Rumah, Ketika Saat Sosok Ayah Merasa Terasing di Rumah Sendiri

Image
PEMALANG - ​Di tengah riuk rendah kehidupan modern, ada sebuah fenomena halus namun nyata yang kerap terjadi di balik pintu-pintu rumah kita, meleburnya wibawa dan rasa hormat terhadap sosok ayah. Banyak pria—yang saban hari memeras keringat di luar rumah demi memastikan dapur tetap ngebul dan pendidikan anak terjamin—tiba-tiba merasa menjadi "orang asing" di tengah keluarganya sendiri. ​Padahal, dalam pandangan Islam, ayah adalah pilar utama rumah tangga. Rasulullah SAW menegaskan betapa agungnya posisi orang tua dalam sabdanya, ​"Orang tua adalah pintu surga yang paling tengah. Jika engkau mau, jagalah pintu itu atau sia-siakanlah." (HR. Tirmidzi). ​Namun di lapangan, observasi menunjukkan pola yang makin sering berulang. Ayah tak lagi disapa hangat saat melangkah masuk rumah. Suaranya dalam forum keluarga sering kali dianggap angin lalu, bahkan keputusannya tak jarang disanggah dengan nada tinggi. Posisi ayah perlahan tergeser hanya menjadi fung...

Zaman Rasulullah Saw, Identitas Orang Munafik Hanya Diketahui Melalui Wahyu Yang Diamanahkan Khusus Kepada Sahabat Huzaifah Bin Yaman Ra, Yang Dijuluki Sebagai "Sahibul Sirr"

Image
​ PEMALANG — Kajian rutin tafsir Al-Qur'an kembali digelar di Masjid Albarokah, Dukuh Plondongan, Desa Losari, Kecamatan Ampelgading, Pemalang, pada Jumat (11/9/2026) ba'da Subuh. Pembicara ustadz Zahid Shuhufi mengupas mendalam karakter dan sifat orang munafik berdasarkan Surah Al-Baqarah dan Surah Al-Munafiqun, sekaligus mengajak jemaah mengoreksi diri dari bahaya penyakit hati. ​Pembahasan diawali dengan penegasan prinsip Al-Qur'an yufassiru ba'duhu ba'da (ayat-ayat Al-Qur'an saling menafsirkan). Ustadz Zahid Shuhufi menyoroti Surah Al-Munafiqun ayat 2, yang menjelaskan bahwa ciri utama orang munafik adalah menjadikan sumpah dan keimanan sebagai perisai (junnah) untuk menutupi kebohongan dan menghalangi manusia dari jalan Allah. ​Di tengah kajian, timbul pertanyaan krusial mengenai status ibadah orang munafik: "Apakah salatnya orang munafik diterima oleh Allah SWT?" ​Ustadz Zahid Shuhufi menjelaskan status tersebut dari d...

​Kritik Menohok Kebijakan Negara dan Oligarki, Menyeru Kesadaran Rakyat dan Keberanian Melawan Ketidakadilan

Image
PEMALANG - ​Latar Belakang & Pembuka, Dalam sebuah pemaparan yang persuasif dan kritis, Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM Tiyo Ardianto menyerukan pentingnya keberanian bagi rakyat Indonesia menghadapi para pemegang kekuasaan. Rakyat diingatkan agar tidak merasa takut terhadap penguasa, tidak peduli seberapa besar pilar kekuatan, kekayaan, maupun pengawalan yang dimiliki oleh penguasa tersebut. Tentang ​Pergeseran Nilai dan Mentalitas Bangsa, Tiyo Ardianto menyatakan bahwa, Masalah utama bangsa saat ini dinilai berakar dari pergeseran orientasi nilai. Pembicara menyoroti fenomena di mana rakyat yang seharusnya bermental penceramah/spiritual (Brahmana) dan pejuang (Ksatria) justru diarahkan oleh negara untuk berorientasi pada transaksi serta eksploitasi (Waisya dan Sudra). -​Orientasi Nilai Kasta, Pembicara menegaskan bahwa kasta bukanlah status sosial, melainkan orientasi nilai. -​Sudra, Didefinisikan sebagai pihak yang berorientasi mengambil dari al...

Pemaparan Kh Dr. Jalaluddin Rakhmat Tentang Sejarah Awal Munculnya Mazhab Dalam Islam

Image
PEMALANG - Perkembangan Mazhab dan Peran Penguasa dalam Sejarah, ​Pada masa-masa awal, terdapat sangat banyak mazhab yang tumbuh di tengah masyarakat Islam, terutama pada era Dinasti Abbasiyah pasca-runtuhnya Dinasti Umayyah. Mazhab-mazhab seperti mazhab Sufyan Ats-Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Al-A’masy, Al-Auza'i, hingga Abu Daud Az-Zahiri pernah ada. Namun, sebagian besar mazhab tersebut hilang dari catatan sejarah dan hanya empat mazhab utama (Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hambali) yang bertahan dan dikenal luas hingga hari ini. ​ Melansir dari unggahan video  https://youtu.be/B-GMu0AfMeI?si=OxwBbRGbgSIPbgtc , disebutlan bahwa  Faktor utama yang menyebabkan sebuah mazhab mampu bertahan lama dan populer adalah dukungan dari para penguasa (kekuasaan). Jika suatu mazhab tidak didukung penguasa, keberadaannya cenderung memudar dengan cepat. -​Mazhab Maliki, Khalifah Al-Mansur dan Harun Ar-Rasyid pernah berniat mewajibkan seluruh rakyat mengikutinya melalui kitab A...