Posts

​Kritik Menohok Kebijakan Negara dan Oligarki, Menyeru Kesadaran Rakyat dan Keberanian Melawan Ketidakadilan

Image
PEMALANG - ​Latar Belakang & Pembuka, Dalam sebuah pemaparan yang persuasif dan kritis, Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM Tiyo Ardianto menyerukan pentingnya keberanian bagi rakyat Indonesia menghadapi para pemegang kekuasaan. Rakyat diingatkan agar tidak merasa takut terhadap penguasa, tidak peduli seberapa besar pilar kekuatan, kekayaan, maupun pengawalan yang dimiliki oleh penguasa tersebut. Tentang ​Pergeseran Nilai dan Mentalitas Bangsa, Tiyo Ardianto menyatakan bahwa, Masalah utama bangsa saat ini dinilai berakar dari pergeseran orientasi nilai. Pembicara menyoroti fenomena di mana rakyat yang seharusnya bermental penceramah/spiritual (Brahmana) dan pejuang (Ksatria) justru diarahkan oleh negara untuk berorientasi pada transaksi serta eksploitasi (Waisya dan Sudra). -​Orientasi Nilai Kasta, Pembicara menegaskan bahwa kasta bukanlah status sosial, melainkan orientasi nilai. -​Sudra, Didefinisikan sebagai pihak yang berorientasi mengambil dari al...

Pemaparan Kh Dr. Jalaluddin Rakhmat Tentang Sejarah Awal Munculnya Mazhab Dalam Islam

Image
PEMALANG - Perkembangan Mazhab dan Peran Penguasa dalam Sejarah, ​Pada masa-masa awal, terdapat sangat banyak mazhab yang tumbuh di tengah masyarakat Islam, terutama pada era Dinasti Abbasiyah pasca-runtuhnya Dinasti Umayyah. Mazhab-mazhab seperti mazhab Sufyan Ats-Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Al-A’masy, Al-Auza'i, hingga Abu Daud Az-Zahiri pernah ada. Namun, sebagian besar mazhab tersebut hilang dari catatan sejarah dan hanya empat mazhab utama (Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hambali) yang bertahan dan dikenal luas hingga hari ini. ​ Melansir dari unggahan video  https://youtu.be/B-GMu0AfMeI?si=OxwBbRGbgSIPbgtc , disebutlan bahwa  Faktor utama yang menyebabkan sebuah mazhab mampu bertahan lama dan populer adalah dukungan dari para penguasa (kekuasaan). Jika suatu mazhab tidak didukung penguasa, keberadaannya cenderung memudar dengan cepat. -​Mazhab Maliki, Khalifah Al-Mansur dan Harun Ar-Rasyid pernah berniat mewajibkan seluruh rakyat mengikutinya melalui kitab A...

Dorong Budaya Mutu Sekolah, Bimtek SPMI Bagi Penerima BOS Kinerja Digelar di SMPN 1 Comal

Image
​PEMALANG — Untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan secara berkelanjutan, Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) digelar di SMPN 1 Comal, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini ditujukan bagi sekolah-sekolah penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja dari jenjang SMP di wilayah Pantura timur Pemalang.  ​Penyelenggaraan Bimtek ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 21 Tahun 2026 tentang SPMI. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah diharapkan mampu menerapkan tata kelola penjaminan mutu secara mandiri dan konsisten. ​Fasilitator dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), Heru Priambodo, S.Pd., M.Kom., menjelaskan bahwa penekanan utama dari kegiatan ini adalah agar sekolah penerima BOS Kinerja dapat mempertahankan prestasinya sekaligus mengimbaskan praktik baik ke sekolah lain. ​"Ending yang ingin dicapai dari penerapan SPMI ini adalah peningkatan indikator utama rapor pendidikan, yaitu literasi, nume...

Di Dunia Ini, Hanya Kemiskinan Dan Penuaan Yang Datang Tanpa Perlu Usaha

Image
PEMALANG - ​Saat pergi keluar rumah untuk bekerja, ingatlah untuk fokus mencari uang dan jangan biarkan emosi menghadapi orang lain. Selama mereka tidak merugikan kepentingan Anda, bahkan jika mereka mengatakan matahari terbit dari barat, Anda cukup mengangguk dan berkata itu benar. Anda ingin memaki mereka tetapi mampu menahannya, itulah kemampuan. Anda tidak ingin melakukan pekerjaan ini, tetapi tetap dapat menyelesaikannya dengan baik, itulah potensi. Anda tidak menyukai seseorang, tetapi tetap memperlakukannya secara adil, itulah pengendalian diri. Anda sulit menelan rasa amarah, tetapi berhasil menahannya, itulah kelapangan hati. ​Bukan kemampuan yang menentukan jalan hidup Anda, melainkan keputusan Anda sendirilah yang mengubah masa depan. Ketika Anda rela mengesampingkan harga diri demi mencari uang, itu tandanya Anda telah dewasa. Ketika Anda menggunakan uang untuk mengembalikan harga diri Anda, itu tandanya Anda telah berhasil. Dan ketika Anda dapat mengg...

Melalui Prosesiorial Pembawaan Tunas Kelapa, Peserta Dilatih Untuk Menginternalisasi Watak Yang Berbudi Pekerti Luhur Serta Berlandaskan Pada Nilai-nilai Pancasila

Image
PEMALANG - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka Tingkat Jawa Tengah secara konseptual tidak sekadar diartikan sebagai perayaan seremonial semata. Lebih dari itu, momentum ini dimanfaatkan sebagai wahana pendidikan karakter dan penanaman nilai-nilai luhur kepramukaan. Acara puncak peringatan tersebut dijadwalkan berpusat di Kabupaten Banyumas, setelah melalui rangkaian panjang kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) yang melintasi berbagai wilayah administratif di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Pemalang. ​Sebagai sebuah tradisi trietunan (tiga tahunan) khas Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah, ETK memiliki signifikansi pedagogis yang mendalam. Kegiatan ini dirancang secara sistematis untuk mempererat tali persaudaraan, mengukuhkan semangat gotong royong, serta menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara pada diri generasi muda. Melalui prosesiorial pembawaan tunas kelapa, para peserta dilatih untuk menginternalisasi...

Inisiatif Revitalisasi Berbasis Swadaya dan Arah Fungsi Strategis Fasilitas Publik Lapangan Jati Diri Comal

Image
PEMALANG - ​Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan publik dan partisipasi massa sering kali menjadi indikator awal dari efektivitas program pembangunan berbasis komunitas (community-based development). Pada perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, momentum keterlibatan publik ditandai dengan pendistribusian doorprize oleh Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, bersama Camat Comal, Maksum, kepada peserta senam massa. Interaksi ini menegaskan pentingnya pendekatan inklusif untuk memperkuat preferensi masyarakat terhadap pemanfaatan fasilitas olahraga umum. ​Dalam kerangka pengelolaan lingkungan publik, efektivitas revitalisasi fasilitas fisik harus diselaraskan dengan tata kelola kebersihan dan edukasi keperilakuan (behavioral education). Camat Comal menekankan bahwa transformasi kawasan olahraga menjadi pusat kegiatan yang ramai menuntut tanggung jawab sosial dari seluruh pemangku kepentingan—termasuk pengunjung dan pelaku ...

Pergeseran Peran dalam Musdes, Posisi Duduk BPD Dipertanyakan

Image
PEMALANG - ​Tata letak tempat duduk dalam Musyawarah Desa (Musdes) dinilai sering kali tidak mencerminkan fungsi lembaga yang sebenarnya. Dalam praktiknya, deretan kursi depan forum Musdes kerap diisi oleh Camat, Kepala Desa, Pendamping Desa, hingga Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Komposisi ini dinilai mengaburkan peran pimpinan sidang yang seharusnya dipegang oleh BPD. ​Secara aturan, Musdes merupakan forum rakyat yang diselenggarakan dan dipimpin langsung oleh BPD, bukan panggung milik pemerintah desa maupun pejabat kecamatan. Namun, fenomena yang sering terjadi menunjukkan posisi Camat berada di tengah, disusul Kepala Desa dan Pendamping Desa, sementara Ketua BPD justru berada di posisi paling ujung. Bahkan, sejumlah anggota BPD kerap duduk di barisan belakang bersama warga. ​Peran dan Fungsi BPD. -​Pimpinan Forum, BPD bertugas memimpin jalan persidangan Musdes secara utuh. -​Pengawasan & Aspirasi, Menjalankan fungsi pengawasan pembangunan serta menamp...