Tingkatkan Mutu Pendidikan, Gugus 3 Petarukan Gelar Bimtek Penguatan Literasi dan Numerasi
PEMALANG — Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik dan mutu pendidikan, Gugus 3 Petarukan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi dan Numerasi (Litnum) bagi sekolah penerima dana BOS Kinerja (BOSKIN) tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri 2 Serang pada Kamis, 24 September, mulai pukul 07.00 hingga 17.30 WIB.
Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh perwakilan dari 6 sekolah dasar di wilayah Gugus 3 Petanjungan dengan total peserta maksimal 40 orang. Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber, sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan diakhiri dengan post-test.Narasumber kegiatan, Siti Nurasanah, S.Pd., S.D., M.Pd., menjelaskan bahwa penekanan Bimtek ini berfokus pada implementasi lintas kurikulum. Menurutnya, literasi dan numerasi tidak hanya menjadi tanggung jawab guru Bahasa Indonesia atau Matematika saja, tetapi wajib diterapkan oleh seluruh guru mata pelajaran karena berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari.
"Diharapkan para peserta dapat menindaklanjuti strategi implementasi yang sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing, sehingga dapat mempertahankan dan meningkatkan hasil Rapor Pendidikan serta Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) anak didik," ujar Siti Nurasanah.
Senada dengan hal tersebut, Ibu Supriasih, ketua Gugus 3 Petarukan menyampaikan bahwa tingkat kehadiran peserta memenuhi kuota yang diharapkan. Ia berharap kolaborasi antar-tim dapat terus terjalin dengan solid hingga akhir kegiatan agar penerapannya di satuan pendidikan masing-masing dapat berjalan optimal.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 2 Serang, Widi Eliyanti, S.Pd., S.D., M.Pd., menyampaikan bahwa Bimtek ini merupakan bagian dari 9 rangkaian kegiatan wajib penguatan BOS Kinerja. Seluruh akomodasi kegiatan bersumber dari alokasi dana BOSKIN yang mencakup kegiatan bimtek, implementasi, hingga pengimbasan ke sekolah non-penerima BOSKIN.
Di sisi lain, Widi juga memberikan evaluasi terkait padatnya jadwal kegiatan di tengah jam aktif sekolah, agar kegiatan serupa di masa mendatang dapat dilaksanakan pada masa libur sekolah agar guru dapat fokus mengikuti Bimtek tanpa terbagi dengan kewajiban mengajar di kelas.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment