​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

PEMALANG – Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Pemalang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 dengan menggelar aksi jalan sehat (fun walk) yang berlangsung meriah di Stadion Mochtar pada Minggu (24/5/2026).

Acara yang dipusatkan di Kabupaten Pemalang ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kabupaten Pemalang, serta diikuti dengan antusias oleh 1.160 peserta perwakilan dari berbagai kecamatan.
​Tahun ini, HUT IGTKI mengusung tema strategis: “Guru Taman Kanak-Kanak Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun.” Tema ini merefleksikan arah kebijakan pendidikan nasional yang menempatkan pendidikan anak usia dini sebagai pilar krusial dalam pembentukan karakter dan kesiapan akademik generasi mendatang.

Tentang ​Penguatan Organisasi dan Kesejahteraan Guru
​Ketua IGTKI Kabupaten Pemalang, Dwi Uni Haryanti, S.Pd.AUD., M.Pd., dalam keterangannya menegaskan bahwa momentum pertambahan usia organisasi ini harus diikuti dengan penguatan internal dan peningkatan komitmen kolektif dari seluruh anggota. Dirinya juga menekankan pentingnya korelasi linier antara kesejahteraan guru dengan mutu pendidikan yang dihasilkan.

​"Harapan besar kita adalah menjadikan organisasi IGTKI tercinta ini semakin kuat, solid, dan diikat oleh komitmen profesional yang tinggi di antara sesama anggota. Melalui wadah yang kuat ini, kita terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru Taman Kanak-Kanak. Kesejahteraan yang layak merupakan prasyarat mutlak agar para pendidik dapat mengoptimalkan perannya, khususnya dalam mendukung keberhasilan program akselerasi wajib belajar 13 tahun," ujar Dwi Uni Haryanti.

​Secara akademis, implementasi wajib belajar yang kini bertransformasi menjadi 13 tahun menitikberatkan pada kesiapan mental, motorik, dan kognitif anak sejak bangku TK. Oleh karena itu, kompetensi dan motivasi guru yang terjaga melalui jaminan kesejahteraan menjadi kunci utama keberlanjutan program ini.

Apresiasi Tertinggi untuk Dedikasi Guru Non-PNS
​Salah satu momen paling khidmat dalam rangkaian acara tersebut adalah pemberian penghargaan kepada para guru berdedikasi non-PNS yang telah mengabdi lebih dari 20 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi nyata para pendidik yang tetap setia bergerak di lini depan pendidikan anak usia dini, meskipun di tengah keterbatasan.

"​Seluruh jajaran IGTKI Pemalang menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kinerja profesional para guru tersebut dalam mencerdaskan anak-anak usia emas (the golden age)", tandas Dwi Uni Haryanti.

​Rangkaian dedikasi panjang ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas literasi dan karakter anak di Kabupaten Pemalang, tetapi juga dicatat sebagai ladang amal ibadah yang bernilai luhur bagi para guru non-PNS yang terus berjuang tanpa pamrih.

"​Melalui momentum HUT ke-76 ini, IGTKI Pemalang kembali mengirimkan pesan kuat kepada publik dan pemangku kebijakan: bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari apresiasi yang adil terhadap guru-guru TK yang profesional dan sejahtera", pungkas Dwi Uni Haryanti.

(Eko B Art). 

Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa KKN Multidisiplin Dorong Kopi Jurangmangu Tembus Pasar Lewat Branding Berbasis Budaya Lokal

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati