SMP Negeri 3 Pemalang Selain Fokus Pada Target Kompetisi Akademik, Juga Konsen Pada Kejuaraan Non-akademik, Untuk Mengukir Prestasi Di Tingkat Kabupaten Hingga Provinsi
PEMALANG — Menatap tahun ajaran baru 2026/2027, SMP Negeri 3 Pemalang menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif sekaligus memacu prestasi siswa.
"Pasca kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), pihak sekolah memastikan tidak ada praktik perundungan (bullying) dan situasi antar siswa berjalan harmonis", hal tersebut disampaikan Siswo Sukarno, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMP Negeri 3 Pemalang, di kantor tugasnya, Senin (24/8/2026).
Siswo Sukarno juga menyatakan bahwa, "seluruh peserta didik baru dan siswa senior saling berteman dengan baik. Kondisi lingkungan yang aman ini menjadi fondasi utama sekolah dalam menggenjot berbagai program kesiswaan, khususnya di bidang non-akademik maupun akademik".
Fokus Target Kejuaraan Non-Akademik, untuk mengukir prestasi di tingkat kabupaten hingga provinsi, sekolah menggembleng para siswa melalui koordinasi intensif dengan para pelatih serta persiapan ekstra.
Beberapa kejuaraan yang menjadi target utama meliputi ;
-Pramuka LT2, target meraih juara untuk mewakili tingkat Kabupaten.
-MAPSI, dipersiapkan secara maksimal untuk melaju hingga tingkat Provinsi.
-FTBI (Festival Tunas Bahasa Ibu), ditargetkan mampu menembus kompetisi tingkat Provinsi.
Strategi ini merujuk pada keberhasilan terdahulu saat memimpin SMPN 4 Taman, di mana sekolah tersebut berhasil meraih Juara 3 Umum tingkat kabupaten pada ajang POPDA melalui cabang olahraga unggulan seperti senam (gymnastics/senam lantai) dan taekwondo. Pendekatan serupa kini diterapkan di SMPN 3 Pemalang untuk menembus posisi tiga besar.
Meski intensif menggenjot bidang non-akademik sebagai sarana penunjang jalur prestasi masuk SMA, pihak sekolah tetap memprioritaskan pencapaian akademik. Untuk menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), sekolah merencanakan program bimbingan belajar (les) tambahan mulai bulan Januari agar para siswa memperoleh hasil yang optimal.
Selanjutnya dukungan dari Orang Tua Murid demi Kelancaran seluruh program ini tidak lepas dari peran aktif para wali murid. Pihak sekolah mengimbau agar orang tua terus memberikan dukungan moral dan pengertian, khususnya terkait jam latihan siswa yang terkadang berlangsung hingga sore hari.
"Pesan saya untuk orang tua agar bisa terus mendukung, mendorong, dan memberikan pengertian ketika anak pulang agak sore. Paling lambat pukul 17.30 WIB anak-anak sudah selesai dan pulang ke rumah," ujar Siswo Sukarno.
"Sinergi antara lingkungan sekolah yang bebas perundungan, pelatihan intensif, serta dukungan penuh dari orang tua diharapkan mampu membawa SMP Negeri 3 Pemalang mencetak prestasi gemilang di berbagai tingkatan", pungkas Siswo Sukarno.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment