Setelah 31 Tahun Puasa Gelar, Arlos FC Akhirnya Rebut Juara 3 di Bawah Racikan Pelatih Lokal Ekko Yoto
PEMALANG — Sejarah baru berhasil terukir di lapangan hijau Desa Losari Ujung gede kecamatan Ampelgading Pemalang. Tim sepak bola kebanggaan masyarakat desa setempat, Arlos FC, dipastikan mengakhiri dahaga trofi selama 31 tahun setelah sukses meraih posisi Juara 3 dalam kompetisi Simongklang Cup 2026.
Capaian bersejarah ini diraih berkat pertandingan akhir yang cukup menguras tenaga para pemain yang diasuh langsung oleh pelatih lokal berbakat, Ekko Yoto dan di sokong dua asisten lapangan, Widhi dan Galang.
Ketiga person anggota tim tersebut yang tergabung dalam manajemen tim Arlos FC, sejatinya sudah lama malang melintang di dunia sepak bola dalam pertandingan kompetisi turnamen baik tingkat daerah Kabupaten bahkan Provinsi.
Sejak terakhir kali membawa pulang piala pada awal dekade 1990-an, tepatnya di HUT RI ke 50 tahun.
Arlos FC kerap kesulitan menembus posisi tiga besar. Namun, chemistry dan strategi disiplin yang ditanamkan Ekko Yoto terbukti menjadi pembeda pada turnamen musim ini.
Fakta Keberhasilan Arlos FC, Momen Kebangkitan: Mengakhiri masa puasa gelar selama 31 tahun berturut-turut.
Sentuhan Lokal, Ditangani oleh Ekko Yoto, juru taktik asli Losari yang memahami potensi dan karakter para pemain muda desa.
Dukungan Penuh Supporter dari warga Desa Losari memadati lapangan hijau untuk memberikan pengawalan moril sepanjang pertandingan perebutan tempat ketiga.
"Ini bukan sekadar trofi juara tiga, tetapi bukti bahwa potensi putra daerah jika dikelola dengan hati dan taktik yang tepat mampu mengembalikan kejayaan yang sempat hilang," ujar pelatih Ekko Yoto usai laga.
"Kami terus mencoba memberdayakan seluruh potensi sumber daya pemain yang ada, dan kami serius untuk hal ini, meraih peringkat ke 3 dalam kompetisi wilayah kecamatan Ampelgading, harapannya bisa membangun motivasi untuk bibit bibit lokal pemain muda di desa Losari," tandasnya.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment