Kekuatan Mindfulness dan Tujuh Kekayaan Mulia, Resep Sukses Andri Wongso di Mindful Festival
Dalam pemaparannya, pria yang dijuluki SDTT, TBS (Sekolah Dasar Tidak Tamat, Tetapi Bisa Sukses) ini menekankan bahwa keberhasilan bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil dari sebab yang diciptakan secara sengaja melalui tekad dan kerja keras.
"Keberhasilan adalah akibat dari sebab yang dibuat. Tidak ada sukses yang kebetulan. Sukses adalah milik siapa saja yang benar-benar menyadari, menginginkan, dan memperjuangkan dengan sepenuh hati," tegas Andri Wongso di hadapan ratusan peserta yang didominasi generasi muda.
Menyeimbangkan Kekayaan Material dan Non-Material
Andri Wongso mengupas konsep Satta Arya Dana (Tujuh Kekayaan Mulia) dari ajaran Buddha sebagai landasan untuk mencapai keseimbangan sukses di dunia material maupun spiritual ;
1.Saddha (Keyakinan), Memiliki keyakinan teguh pada kebenaran dan hukum sebab-akibat (Karma) untuk menghadapi dinamika kehidupan.
2 Bahu-sacca (Semangat Belajar), Terus belajar tanpa henti (learning is never-ending event) serta memiliki target hidup yang jelas.
3.Hiri (Malu Berbuat Jahat), Memiliki kontrol diri dan rasa malu untuk melakukan tindakan tercela.
4.Ottappa (Takut Akibat Kejahatan), Memahami konsekuensi buruk dari perbuatan salah agar terhindar dari penderitaan.
5.Sila (Kedisiplinan & Moral), Menjaga ucapan dan perbuatan, karena kemuliaan seseorang ditentukan oleh tingkah laku, bukan kelahiran.
6.Caga (Kedermawanan), Mengembangkan sikap memberi dan berbagi kepada sesama setelah mencapai keberhasilan.
7.Panna (Kebijaksanaan), Memiliki pemikiran dan pengertian yang benar untuk menyikapi setiap tantangan hidup dengan tenang dan ikhlas.
Ia juga mengingatkan pentingnya daya upaya teguh (Wirya) dan kesabaran tanpa menyerah (Adhitthana) ketika menghadapi cobaan hidup. "Hidup itu berubah (Anicca). Hari ini rugi atau gagal, besok bisa berubah asal kita tidak kehilangan motivasi dan mau berjuang," tambahnya.
Selain pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi interaktif dan peragaan Senam AW (Andrie Wongso). Senam terapi kesehatan yang diciptakan dari pengalamannya sembuh dari cedera lutut parah tersebut dipraktekkan langsung bersama para peserta.
Gerakan sederhana yang mengombinasikan jinjit, tekuk, napak, dan angkat kaki ini dirancang untuk melancarkan sirkulasi darah serta mencegah masalah tulang dan persendian. Andri Wongso berharap Senam AW dapat terus disosialisasikan hingga menjadi senam terapi nasional di Indonesia.
Acara ditutup dengan antusiasme peserta yang mengikuti gerakan senam bersama diiringi musik dan suasana penuh kegembiraan.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment