Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo Paparkan Evaluasi Perekonomian dan Capaian Kinerja Pemerintah
PEMALANG — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna pertengahan tahun yang dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri kabinet, serta jajaran pimpinan lembaga tinggi negara di Istana Negara. Dalam taklimatnya, Presiden memaparkan evaluasi capaian kinerja pemerintah, penataan sistem ekonomi nasional, hingga berbagai tantangan strategis yang dihadapi bangsa, Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Ketahanan Pangan dan Pemberantasan Masalah Ekonomi Kronis
Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa kedaulatan dan ketahanan pangan serta energi merupakan fondasi utama peradaban dan kemandirian bangsa. Pemerintah terus berfokus menyelesaikan berbagai persoalan mendasar masyarakat, seperti kemiskinan ekstrem, ketersediaan lapangan kerja, dan pemenuhan gizi rakyat.
Presiden juga menyoroti langkah-langkah tegas pemerintah dalam mengatasi distorsi ekonomi, kebocoran kekayaan negara, serta praktik-praktik ilegal seperti penyelewengan laporan perdagangan (under-invoicing) dan penyelundupan.
Inovasi Pengelolaan Sumber Daya dan Reformasi Tata Kelola
Sejumlah poin strategis dan capaian yang disampaikan dalam taklimat tersebut meliputi:
Konsolidasi BUMN dan Pembentukan Danantara: Penataan berkelanjutan terhadap badan usaha milik negara guna efisiensi operasional dan penguatan pengawasan.
Ekspor Sumber Daya Alam Satu Pintu: Penerapan sistem tata kelola komoditas strategis melalui instrumen negara (PT DSI) untuk memastikan kejelasan harga pasar dan pengembalian devisa hasil ekspor secara optimal.
Pendirian Bank Emas (Bullion Bank): Pengelolaan cadangan dan aset emas nasional sebagai langkah memperkuat struktur moneter dan daya saing ekonomi nasional.
Penguatan Perlindungan Sosial dan Layanan Publik: Keberlanjutan berbagai program bantuan sosial, jaminan kesehatan, perbaikan sarana pendidikan digital, serta program peningkatan gizi bagi generasi muda dan kelompok rentan.
Penyederhanaan Birokrasi dan Digitalisasi
Pemerintah berkomitmen melanjutkan akselerasi digitalisasi layanan publik melalui konsep GovTech serta penyederhanaan regulasi. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat akses layanan bagi masyarakat, meningkatkan akurasi data sosial kependudukan, dan menghilangkan hambatan birokrasi.
Mengakhiri arahannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk terus bekerja keras, menjaga integritas, dan berfokus pada kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment