Mahasiswa KKN Multidisiplin Dorong Kopi Jurangmangu Tembus Pasar Lewat Branding Berbasis Budaya Lokal
PEMALANG - Mahasiswa lintas disiplin ilmu yang tergabung dalam Program Multidisiplin 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) berkolaborasi mengangkat potensi kopi Jurangmangu melalui strategi branding dan pemasaran berbasis kearifan lokal.
"Program ini bertujuan memperkuat daya saing produk sekaligus mempertahankan nilai budaya kopi yang telah menjadi identitas desa di lereng Gunung Slamet", hal tersebut disampaikan, Adi Yusuf Prastyo Mahasiswa KKN T Undip prodi Hukum, Jumat (15/8/2025).
Kopi Jurangmangu bukan sekadar komoditas, melainkan warisan budaya yang diwariskan turun-temurun. Desa ini memiliki tanah vulkanik subur dan udara sejuk yang ideal untuk budidaya kopi Arabika dan Robusta dengan cita rasa khas. Namun, tantangan pemasaran dan kurangnya strategi branding membuat potensi ini belum tergarap maksimal.
"Untuk itu, mahasiswa multidisiplin menyusun modul panduan yang mencakup empat bab utama: sejarah dan budaya kopi Jurangmangu, nilai hukum dalam branding, pengembangan produk berbahan dasar kopi, serta strategi branding yang mengangkat kearifan lokal sebagai pembeda di pasar", ucap Adi Yusuf Prastyo.
Selama pelaksanaan, tim mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari workshop edukasi sejarah dan budaya kopi bersama petani dan pemuda desa, pelatihan pembuatan label produk sesuai ketentuan BPOM dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen, hingga pendampingan pemasaran digital. Mereka juga mengembangkan contoh produk olahan kopi seperti bubuk premium, minuman siap saji, dan kuliner berbahan kopi, dilengkapi desain kemasan yang memadukan elemen budaya dan informasi legal.
"Sebagai bagian dari inovasi pemasaran, tim juga memproduksi video branding Kopi Jurangmangu yang mengangkat narasi visual perjalanan seorang pendaki Gunung Slamet yang singgah di kedai kopi unggulan desa. Dalam video, pendaki tersebut disambut hangat, disuguhi kopi yang diseduh langsung oleh peracik lokal, dan menikmati aroma serta rasa kopi di tengah suasana pedesaan yang asri. Konsep ini menggambarkan kopi sebagai bagian dari keramahan, budaya, dan pengalaman wisata Jurangmangu yang tak terlupakan", pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama disampaikan oleh Ketua kelompok tani D’J.A.V Coffee, Budhi Purwanto, menyampaikan, “Kegiatan ini membuka mata kami bahwa kopi Jurangmangu bukan hanya soal rasa, tapi juga cerita dan identitas desa. Dengan branding yang tepat, kami optimis bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
” Salah satu mahasiswa penyusun modul menambahkan, “Pendekatan multidisiplin memungkinkan kami menggabungkan perspektif hukum, budaya, ekonomi, dan pemasaran sehingga strategi yang dihasilkan komprehensif dan aplikatif", ucapnya.
Dinyatakan oleh Aisya Yudiana Dewi — Administrasi Publik, bahwa Program ini menghasilkan modul panduan yang dapat digunakan masyarakat secara mandiri, desain label kopi baru dengan identitas Jurangmangu, prototipe kemasan yang memadukan motif tradisional dengan cerita lokal, serta video branding sebagai sarana promosi modern. Dampak awal yang terlihat adalah peningkatan minat pembeli di pasar lokal dan mulai adanya permintaan dari kedai kopi di kota terdekat. Upaya mahasiswa KKN multidisiplin ini menjadi langkah strategis untuk mengangkat nilai ekonomi kopi Jurangmangu sekaligus menjaga warisan budaya yang melekat.
Kegiatan ini disusun dan dilaksanakan oleh tim mahasiswa Program Multidisiplin 4 yang terdiri dari:
Adi Yusuf Prastyo — Hukum
Ahmad Ridho Adeel Fadillah — Hukum
Aisya Yudiana Dewi — Administrasi Publik
Alvina Zharfan Ahza — Manajemen
Anggita Salsabila — Antropologi Sosial
Arda Jayamahendra Rahmana Putra — Sejarah
Cleophila Devina Nugrahani — Administrasi Bisnis
Daffa Haidar — Sastra Inggris
Ernisa Nur Mutma’inah — Hukum
Fara Nur Aliya — Administrasi Publik
Hosea Samuel Saragih — Hukum
Ibnu Sabil — Teknik Komputer
Kevin Bonfilio Hosea Pakpahan — Ilmu Pemerintahan
Khansa Praningdita Sulistyo — Teknologi Rekayasa Kimia Industri
Laili Ulfa Nuraini — Sejarah
Muhammad Hamas Rasendriya Ramadhan — Hukum
Muhammad Razhky Ramadhan Tuasyikal — Ekonomi
Nasywa Alya Maisarah — Hukum
Nurjannah — Kimia
Rindu Adam Sari Siregar — Akuntansi
Safa Laily Rosida — Informasi dan Humas
Talitha Kalifa Shaina — Teknologi Pangan
Valerie Cruisesita Putri Mentari — Akuntansi Perpajakan.
Comments
Post a Comment