Berbincang tentang Idealisme dan Pemikiran 'Di Luar Nalar', Lord Rangga Klaim Berkontribusi dalam Mencegah Perang Nuklir Dunia
Meskipun sering dihujani kritik hingga tuduhan halusinasi oleh sebagian publik maupun pejabat, Lord Rangga menanggapi hal tersebut dengan santai. Ia menegaskan bahwa setiap orang berhak memberikan pendapat dan pemikirannya.
Misi Perdamaian Dunia dan Penghentian Konflik.
Dalam percakapan tersebut, Lord Rangga mengungkapkan berbagai klaim kontroversial terkait perannya dalam menjaga stabilitas global:
-Komunikasi Internasional: Ia mengaku aktif menjalin komunikasi dengan para pimpinan negara-negara luar, termasuk memantau perkembangan dan memberikan imbauan kepada Presiden Korea Utara terkait isu nuklir dan kesejahteraan rakyatnya.
-Menghalau Perang Nuklir: Lord Rangga mengklaim telah berhadapan dengan unsur 10 negara penghasil nuklir untuk mencegah pecahnya perang nuklir skala global. Menurutnya, langkah-langkah diplomasi senyap yang dilakukannya bertujuan untuk menyelamatkan masyarakat dunia dari kehancuran.
-Sumber Pengetahuan: Ketika ditanya mengenai asal-usul gagasannya, Lord Rangga menjelaskan bahwa pemikirannya bersumber dari pembacaan diri, alam semesta, hingga kajian terhadap kitab-kitab dan ilmu pengetahuan.
Visi Menuju Indonesia Superpower 2045.
Selain membahas isu internasional, Lord Rangga turut menyampaikan visi-misi utamanya jika memimpin Indonesia:
-Pembangunan Tanpa Utang: Menargetkan Indonesia menjadi negara adidaya pada tahun 2045 melalui kemandirian di sektor pangan dan hortikultura.
-Kesejahteraan Rakyat: Mewujudkan tatanan masyarakat yang adil, makmur, serta terbebas dari jerat utang luar negeri.
-Klaim Mandat Sejarah: Lord Rangga juga menceritakan pengalamannya mendapat mandat langsung dari mantan Presiden Soeharto pada tahun 1992 untuk memperjuangkan cita-cita bangsa.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment