Menuju Tahun Pariwisata 2027, Transformasi Komunikasi Publik Melalui Dialog Partisipatif Di Kabupaten Pemalang
PEMALANG - Pemerintah Kabupaten Pemalang telah menetapkan visi strategis untuk tahun 2027 sebagai tahun penguatan ekonomi berbasis sektor pariwisata, industri pertanian, dan pemberdayaan UMKM.
Fokus ini diambil sebagai upaya sistematis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal yang berkelanjutan.Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Fera Djokosusanto, mengidentifikasi bahwa mekanisme perencanaan pembangunan formal (Musrenbang) yang selama ini berjalan secara berjenjang seringkali menemui kendala dalam menyerap aspirasi warga secara komprehensif.
"Menyadari adanya celah komunikasi tersebut, pemerintah daerah menginisiasi sebuah ruang tambahan yang lebih luwes dan komunikatif," tandasnya.
Sebagai pengejawantahan dari visi tersebut, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memperkenalkan konsep “Jagongan” (Jalin Gotong Royong Ngolah Aspirasi Nyata). Kegiatan ini dirancang sebagai "musrenbang informal" yang mengedepankan prinsip kesetaraan tanpa sekat protokoler yang kaku.
Melalui forum ini, proses inventarisasi persoalan publik oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat dilakukan secara lebih cepat, produktif, dan solutif.
Bupati Anom menegaskan bahwa dialog terbuka ini merupakan langkah krusial dalam membangun sinergi antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan riil masyarakat. Aspirasi yang terkumpul diharapkan tidak hanya menjadi catatan administratif, tetapi segera dikonkretkan ke dalam program kerja daerah yang berdampak nyata.
Secara teknis, implementasi perdana dari model komunikasi ini dilaksanakan pada Minggu (10/05/2026) di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang.
Acara yang dikemas dalam suasana santai ini diawali dengan aktivitas kebugaran bersama, yang melambangkan bahwa pembangunan fisik (kesehatan) dan pembangunan gagasan harus berjalan beriringan demi mewujudkan kemajuan Kabupaten Pemalang.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment