DPRD Pemalang; Pelatihan Menjahit Dan Akses Permodalannya Sangat Krusial, Agar Peserta Dapat Langsung Diimplementasikan Dalam Unit Usaha Produktif
Hal tersebut ditegaskan oleh Rinaldi Firdaus Kautsar, S.H., DPRD Pemalang dari Komisi C sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, saat meninjau pelaksanaan pelatihan menjahit di Desa Banjardawa kecamatan Taman Pemalang, Senin (4/5/2026).
Menurut Rinaldi Firdaus Kautsar, perangkat pendukung berupa akses permodalan sangat krusial agar ilmu yang didapat peserta dapat langsung diimplementasikan menjadi unit usaha produktif.
"Kualitas instruktur juga menjadi pilar penting dalam efektivitas transfer pengetahuan", ujar Rinaldi Firdaus Kautsar,
Dalam kesempatan yang sama, Yusuf Afandi, S.E., Kepala Bidang Perindustrian DTKPT Kabupaten Pemalang, menyatakan bahwa mentor yang dihadirkan, yakni Ibu Tuslihah, S.E., M.M. (Ketua PKBM Putra Bangsa), merupakan sosok kompeten yang memiliki metode pengajaran aplikatif. Peserta diharapkan disiplin hadir selama empat hari penuh, mengingat materi yang disampaikan bersifat sekuensial atau berkesinambungan.
"Sebagai contoh, pemahaman teori pemotongan kain pada hari pertama merupakan landasan untuk praktik di hari berikutnya. Ketidakhadiran dalam satu sesi akan menghambat pemahaman materi secara komprehensif," ujar Yusuf menekankan pentingnya konsistensi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Banjardawa, Sukendar, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada DTKPT dan Komisi C DPRD Kabupaten Pemalang. Ia berharap bimbingan teknis ini mampu membekali warganya dengan keterampilan hidup (life skill) yang mumpuni. "Kami sangat berterima kasih atas fasilitasi ini. Semoga ilmu yang diserap dari mentor yang multitalenta ini dapat diimplementasikan dengan optimal demi kesejahteraan warga kami," tutur Sukendar.
Kegiatan yang berlokasi di Cafe Gandulan Culinary Center (GCC) ini merupakan bagian dari Sub Kegiatan Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri serta Peran Serta Masyarakat.
Pelatihan intensif ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 4 hingga 7 Mei 2026, dengan sasaran utama peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) usia produktif di Kabupaten Pemalang agar siap bersaing di dunia kerja maupun sektor kewirausahaan.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment