Transformasi Desa Sewaka: Alwi Assegaf Usung Paradigma Kemandirian Ekonomi dan Transparansi Digital
PEMALANG – Dalam upaya membawa perubahan fundamental pada tata kelola pemerintahan desa, Bakal Calon Kepala Desa Sewaka, Alwi Assegaf, secara resmi mengenalkan visi besar bertajuk "Sewaka Baru: Berani Jujur, Nyata Kerjanya!".
"Gagasan ini mengedepankan integrasi teknologi digital dengan kekuatan ekonomi kerakyatan sebagai motor penggerak desa masa depan", hal tersebut disampaikan Alwi Assegaf di kediamannya, Rabu (29/4/2026).
Alwi Assegaf sosok yang akrab disapa Mas All, langsung secara gamblang memaparkan Visi Strategis Episentrum Baru di Kabupaten Pemalang.
Visi yang diusung Alwi Assegaf berfokus pada transformasi Desa Sewaka menjadi episentrum kemandirian ekonomi dan transparansi tata kelola, karena secara akademis, visi ini merupakan tawaran dekonstruksi terhadap pola lama, di mana inovasi digital diposisikan bukan hanya sebagai pelengkap, melainkan sebagai fondasi dalam setiap pengambilan kebijakan.
Adapun Lima Pilar Akselerasi Desa, mengadopsi Misinya Untuk mengimplementasikan visi tersebut, Alwi Assegaf merumuskan lima pilar strategis yang mencakup berbagai dimensi pembangunan desa.
"Rasanya perlunya Revolusi Transparansi Digital, Misi ini arahnya bertujuan untuk merombak sistem birokrasi konvensional menuju tata kelola yang akuntabel", ujar Mas All.
Melalui digitalisasi, setiap arus informasi keuangan dan kebijakan desa dapat diakses secara terbuka, guna membangun kepercayaan publik (public trust) yang lebih kuat.
"Akselerasi Ekonomi Mandiri & Optimalisasi BUMDes
Fokus utama pada pilar ini adalah penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lokomotif ekonomi. Targetnya adalah menciptakan ekosistem usaha yang mandiri, di mana desa mampu membiayai program-program strategisnya melalui inovasi unit usaha yang kompetitif," tegasnya.
Sebagai realisasi Pembangunan Infrastruktur yang Berkeadilan, Pembangunan fisik tidak lagi sekadar membangun, namun harus bersifat inklusif.
Alwi menekankan pentingnya aksesibilitas antarwilayah di Desa Sewaka kecamatan Pemalang, untuk memastikan distribusi kemajuan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Sewaka Cerdas & Sehat
Program ini merupakan investasi pada sumber daya manusia (SDM). Melalui sinergi sektor pendidikan dan kesehatan yang terintegrasi dengan literasi digital, diharapkan lahir generasi Desa Sewaka yang kompetitif dan memiliki ketahanan fisik yang optimal.
Reformasi Pelayanan Publik
Menghilangkan sekat-sekat birokrasi yang kaku. Reformasi ini menuntut aparatur desa untuk memberikan pelayanan yang lebih responsif, cepat, dan mengedepankan etika kerja yang jujur.
Menuju Paradigma Baru
Narasi "Sewaka Baru" yang digaungkan bukan sekadar slogan politik, melainkan sebuah komitmen kerja nyata. Alwi Assegaf menekankan bahwa keberanian untuk jujur adalah modal sosial terbesar dalam memimpin desa.
"Dengan perpaduan antara inovasi digital dan semangat kerakyatan, visi ini diharapkan mampu membawa Desa Sewaka menuju kemajuan yang berkelanjutan, sekaligus menjadi model percontohan desa mandiri yang transparan di era moder," Pungkas Mas All.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment