Pembersih Lantai Formula dari Perpaduan Antara Bubuk Kopi dengan Bahan Alami Yang Ramah Lingkungan
I Dhafa Febrian_Reporrtase Sosmas.
PEMALANG – Mahasiswa Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro menghadirkan inovasi Pembersih lantai dari bubuk kopi, sebuah produk dari bubuk kopi yang disulap menjadi pembersih lantai yang memanfaatkan bubuk kopi kering dari desa penghasil kopi. Program ini digagas oleh I Dhafa Febrian, mahasiswa KKN-T 158 UNDIP, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Ir. Fahmi Arifan, S.T., M.Eng., M.M., IPM., ASEAN Eng, sebagai kontribusi nyata dalam mengolah potensi sekaligus mengurangi limbah kopi di Desa Jurangmangu, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Desa Jurangmangu yang terletak di lereng Gunung Slamet dikenal sebagai salah satu desa sentra penghasil kopi dengan cita rasa khas. Namun, kopi di desa jurangmangu masih sedikit digunakan atau dilakukan pengolahan untuk meningkatkan nilai ekonomi di sekitar desa sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal. Melihat kondisi ini, ‘perlu nya pengolahan turunan kopi sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi dan ramah lingkungan, tetapi juga membawa identitas kopi sebagai ciri khas desa.
“Desa ini terkenal kopinya, jadi saya ingin membuat produk yang tetap membawa aroma khasnya sekaligus bermanfaat untuk kesehatan,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).
Pembersih lantai ini diformulasikan dari perpaduan antara bubuk kopi dengan pembersih alami yang ramah lingkungan. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan aroma segar, mengangkat kerak lantai, serta dapat dimanfaatkan untuk pembersih alami yang ramah lingkungan. Proses pembuatannya dilakukan secara higienis di posko KKN-T. (Eko B Art).
Comments
Post a Comment