Mahasiswa UNDIP Luncurkan Booklet Interaktif ‘Gelaswara’ untuk mengenalkan Potensi Desa Jurangmangu

PEMLALANG - Jurangmangu, 3 Agustus 2025  ̶  Salah satu mahasiswa bernama Safa Laily Rosida, jurusan Informasi dan Humas, Fakultas Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro anggota dari KKN Tematik-158 mengambil langkah strategis untuk mengenalkan potensi dan mempromosikan Desa Kopi Jurangmangu melalui booklet interaktif berisi desain inovasi Gelaswara yang dilengkapi QR code. Program ini dinamai “Gelaswara: Gelas Berbicara”, dan dituangkan dalam booklet edukatif yang memuat informasi mengenai latar belakang program, desain media gelas, cara penggunaan QR code, serta manfaatnya bagi pelaku usaha dan masyarakat.

Produk Gelaswara dirancang sebagai mockup souvenir yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kopi sebagai salah satu contoh Masyarakat Desa Jurangmangu yang menjadi pelaku usaha kopi yaitu Bapak Budhi Purwanto. Dengan itu diharapakan dapat memperkenalkan kopi Jurangmangu kepada masyarakat maupun wisatawan. Gelas ini dapat digunakan saat warung sedang ramai atau pada kegiatan desa, sehingga pengunjung bisa menikmati kopi sambil memindai QR code untuk mendapatkan cerita tentang potensi lokal, mulai dari proses panen kopi hingga panorama alam desa.

Booklet “Gelaswara” berisi informasi lengkap mengenai latar belakang program, cara penggunaan, manfaat, dan desain visual media gelas yang dilengkapi QR code. Ketika kode dipindai, pengunjung akan diarahkan ke video singkat berdurasi kurang dari satu menit yang menampilkan proses panen kopi, panorama desa, serta pesan tentang pelestarian potensi lokal.

Proses penyusunan booklet dimulai dengan pengumpulan data potensi desa, mulai dari sejarah kopi Jurangmangu hingga visual alam dan budaya setempat. Konten yang terkumpul diolah menjadi naskah naratif, dilengkapi dengan desain grafis, lalu dikemas menjadi video singkat sebagai isi QR code. Setelah dicetak, booklet diserahkan langsung kepada pelaku usaha sebagai panduan dan dokumentasi program.

Saat booklet diterima oleh Bapak Budhi di warung kopinya, ia menunjukkan antusiasme tinggi. “Wah, menarik ya. Bisa sekalian buat kenalin kopi kita ke pengunjung,” ujarnya sambil tersenyum. Ia menambahkan bahwa booklet ini sangat cocok digunakan ketika ada pengunjung luar desa atau saat warung sedang ramai, sehingga pengunjung bisa menikmati kopi sekaligus belajar tentang Desa Jurangmangu.

Kehadiran booklet dan mockup Gelaswara diharapkan mampu mendukung branding Desa Jurangmangu sebagai desa kopi, menjadi souvenir edukatif, serta mendorong keterlibatan pelaku usaha dalam memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat dan wisatawan.

Program ini disusun oleh: Safa Laily Rosida, mahasiswa Prodi Informasi dan Humas, Fakultas Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, dalam rangka Program Sosial Kemasyarakatan  KKN-T 158 di Desa Jurangmangu, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. (Eko B Art). 

Report : Safa Laily Rosida_Informasi dan Humas_Gelaswra.


Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa KKN Multidisiplin Dorong Kopi Jurangmangu Tembus Pasar Lewat Branding Berbasis Budaya Lokal

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati