Mahasiswa KKN Tematik UNDIP Dorong Penguatan Tata Kelola Keuangan UKM Kopi Melalui Modul Workbook Akuntansi
PEMALANG – Mahasiswa Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 158 Universitas Diponegoro tahun 2025 mendukung penguatan usaha mikro di sektor kopi dengan menyusun Modul Workbook Akuntansi. Program ini diinisiasi oleh Rindu Adam Sari Siregar, mahasiswa jurusan Akuntansi Universitas Diponegoro, yang melihat langsung permasalahan pencatatan dan pelaporan keuangan di sektor kopi desa. Ia menggagas ide pengembangan modul pencatatan keuangan yang dapat digunakan pelaku usaha secara mudah dan bertahap, tanpa memerlukan latar belakang akuntansi yang rumit.
UKM kopi di Desa Jurangmangu memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian desa, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun peningkatan nilai tambah produk lokal. Namun, dibalik peluang tersebut, salah satu kendala yang dihadapi ialah termasuk pencatatan transaksi, pengendalian arus kas, serta penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar. Kondisi ini berisiko menghambat perkembangan usaha dan menurunkan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Melihat permasalahan tersebut, penyusunan Modul Workbook Akuntansi ini diharapkan dapat sebagai solusi praktis, edukatif, dan aplikatif. Modul ini dirancang secara bertahap mengikuti siklus akuntansi yang meliputi pencatatan transaksi harian, jurnal penyesuaian, jurnal penutup, hingga penyusunan laporan keuangan dasar, yang disesuaikan dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Pendekatan modular ini memungkinkan pelaku usaha mempelajari dan menerapkan pencatatan keuangan secara sistematis, sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan usahanya.
“Melalui modul ini, saya berharap pelaku UKM kopi dapat lebih efisien, transparan, dan akuntabel dalam mengelola keuangan. Informasi keuangan yang tertata rapi akan memudahkan mereka mengevaluasi kinerja usaha dan mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat,” ujar Rindu, Jumat(15/08/2025).
Modul ini telah disosialisasikan kepada Pak Budhi selaku mitra KKNT yang mewakili pelaku UKM kopi di Desa Jurangmangu. Tidak hanya digunakan dalam kegiatan pendampingan, modul tersebut juga telah dipresentasikan dalam Expo Kecamatan dan Expo Desa sebagai bentuk promosi dan diseminasi inovasi kepada masyarakat luas. Kehadiran modul di ajang pameran ini mendapatkan apresiasi positif dari pengunjung dan perangkat desa karena dinilai mampu menjadi solusi praktis bagi pelaku usaha untuk mengelola keuangan secara lebih tertib dan profesional.
Dr. Ir. Fahmi Arifan, S.T., M.Eng., M.M., I.P.M., ASEAN Eng., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), menyatakan dukungannya terhadap upaya keberlanjutan dalam penguatan tata kelola keuangan UKM kopi. Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dari pengelolaan usaha yang lebih terintegrasi dan profesional di masyarakat. Dengan adanya Modul Workbook Akuntansi ini, diharapkan UKM kopi di Desa Jurangmangu dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta membangun fondasi yang lebih kuat untuk keberlanjutan usaha. (Eko B Art).
Sumber : Rindu Adam Sari Siregar_Akuntansi_Modul Workbook Akuntansi.
Comments
Post a Comment