Mahasiswa KKN-T Undip 158 Menyusun Modul "Dari Kebun ke Pembukuan: Strategi Keuangan & Pajak UMKM Kopi Jurangmangu"

Modul Pembukuan: Strategi Keuangan & Pajak UMKM Kopi Jurangmangu

( Sumber: Dokumentasi Valerie Cruisesita/Anggota Tim 158 KKN-T Jurangmangu )

PEMALANG – Desa Jurangmangu, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, dikenal dengan udara sejuk pegunungan dan cita rasa kopi lokal yang khas. Potensi kopi ini terus dikembangkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat. Namun, di balik aroma kopi yang memikat, tersimpan tantangan besar: bagaimana mengelola keuangan dan memenuhi kewajiban perpajakan dengan tepat.

Menjawab tantangan tersebut, Valerie Cruisesita Putri Mentari, mahasiswa Program Studi (Prodi) Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro (Undip), menginisiasi program kerja Sosial Kemasyarakatan (Sosmas) berjudul “Dari Kebun ke Pembukuan: Strategi Keuangan & Pajak UMKM Kopi.” Program ini menjadi bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Undip 2025, yang menekankan solusi berbasis potensi dan kebutuhan masyarakat.

Proses penyusunan modul dimulai pada Kamis (24/7) hingga Selasa (29/7) yang diawali dengan observasi lapangan, mengunjungi kebun kopi, dan berbincang dengan pelaku usaha untuk memahami alur produksi, mulai dari panen hingga pemasaran. Ia juga melakukan studi literatur untuk memperdalam materi, khususnya terkait akuntansi UMKM dan regulasi pajak terbaru seperti Pajak Penghasilan (PPh) Final. Materi teori kemudian dipadukan dengan contoh nyata yang ditemui di lapangan, dilengkapi dengan tabel pencatatan penjualan harian, grafik arus kas, serta studi kasus perhitungan pajak. Modul ini didesain dengan bahasa sederhana dan visual yang menarik, sehingga mudah dipahami oleh pelaku usaha yang belum terbiasa dengan pencatatan keuangan.

Penyerahan Modul Strategi Keuangan & Pajak UMKM Kopi Jurangmangu

( Sumber: Dokumentasi Valerie Cruisesita/ Anggota Tim 158 KKN-T Jurangmangu )

Modul tersebut kemudian dipresentasikan di dua ajang berbeda. Pertama, pada Rabu (6/8) dalam kegiatan Expo Kecamatan Pulosari, bertempat di Balai Kecamatan. Acara ini dihadiri perangkat desa, pelaku UMKM, dan Sekretaris Desa Jurangmangu, Budhi Purwanto, yang memberikan apresiasi atas inovasi tersebut. Pada sesi ini, dilakukan pemaparan mengenai cara pencatatan keuangan sederhana, simulasi perhitungan pajak, dan tips mengelola modal usaha kopi agar lebih berkelanjutan. Pak Budi, pemilik D’JAV Coffee, bahkan menyampaikan bahwa pendekatan yang diberikan mudah dipahami dan sangat membantu pelaku usaha yang belum terbiasa dengan pembukuan.

Presentasi kedua berlangsung pada Sabtu (9/8) di Expo Desa Jurangmangu. Suasana yang meriah tidak menghalangi peserta untuk fokus belajar. Pada ekspo ini, dilakukan pula demonstrasi pengisian format pencatatan penjualan, menghitung pajak secara sederhana, dan mengidentifikasi kesalahan umum yang sering terjadi dalam pengelolaan keuangan UMKM. Respons masyarakat pun sangat positif karena materi yang disampaikan langsung berkaitan dengan kegiatan usaha mereka sehari-hari.

Program ini memberikan dampak nyata bagi UMKM kopi di Desa Jurangmangu. Mereka kini memiliki panduan praktis yang bisa digunakan setiap hari, memahami pentingnya pencatatan arus kas, mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta lebih mengenal kewajiban pajak. Harapannya, usaha kopi di desa ini tidak hanya unggul dalam kualitas rasa, tetapi juga memiliki manajemen keuangan yang sehat dan taat aturan, sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, membuktikan bahwa KKN-T Undip di Desa Jurangmangu berhasil memberikan perpaduan antara pengetahuan akademis dan realitas lapangan dapat menghasilkan solusi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat. Program “Dari Kebun ke Pembukuan” menjadi contoh nyata bagaimana edukasi keuangan dan pajak dapat memberdayakan UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan. (Eko B Art). 


Report : Valerie Cruisesita Putri Mentari_Akuntansi Perpajakan_Dari Kebun ke Pembukuan Strategi Keuangan & Pajak UMKM Kopi Jurangmangu. 

Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa KKN Multidisiplin Dorong Kopi Jurangmangu Tembus Pasar Lewat Branding Berbasis Budaya Lokal

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati