Program Sosial Kemasyarakatan: “FlashFlashCard!: Aplikasi Flashcard Inggris - Indonesia untuk Meningkatkan Hafalan Vocabulary Anak-Anak Dusun 4 Oleh Mahasiswa KKN-T UNDIP 123”

PEMALANG - Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa universal yang memiliki peran penting dalam komunikasi global. Penguasaan kosakata sejak usia dini menjadi bekal penting untuk meningkatkan kemampuan berbahasa. Namun, proses belajar bahasa Inggris sering dianggap sulit dan membosankan bagi anak-anak. Oleh karena itu, diperlukan metode yang lebih kreatif, interaktif, dan menyenangkan.

Melalui analisis kebutuhan mitra, ditemukan bahwa anak-anak di SDN 07 Klareyan, khususnya di Dusun 4, memiliki keterbatasan dalam penguasaan kosakata bahasa Inggris. Hal ini disebabkan oleh jarangnya penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, keterbatasan vocabulary membuat mereka kesulitan dalam memahami pelajaran di sekolah. Jika kondisi ini terus berlanjut, anak-anak akan semakin tertinggal dalam kemampuan bahasa asing. Maka dari itu, perlu adanya solusi praktis yang dapat membantu mereka belajar dengan lebih mudah.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, Alya Safina, mahasiswa dari Program Studi Informatika, menghadirkan solusi berupa aplikasi FlashFlashCard!. Program ini terlaksana dengan dukungan Ibu Leni selaku Ketua RT 05 Dusun 4, serta Ibu Wasiah selaku Kepala Dusun 4. FlashFlashCard! dirancang sebagai sarana belajar yang menyenangkan, sederhana, dan mudah diakses. Melalui aplikasi ini, anak-anak dapat berlatih mengenali kosakata bahasa Inggris beserta terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Dengan metode flashcard digital, proses belajar menjadi lebih interaktif.

Kegiatan ini juga berada di bawah bimbingan Dr. Siti Fatimah, M.Kes. dan Dr. Ir. Fahmi Arifin, S.T., M.Eng., M.M., I.P.M., ASEAN Eng.. Bimbingan dari kedua dosen membantu mahasiswa dalam merancang solusi yang tepat dan bermanfaat bagi anak-anak. Aplikasi ini dikembangkan dengan tampilan yang sederhana namun menarik, sehingga ramah digunakan untuk anak usia sekolah dasar. Selain itu, konten vocabulary yang dipilih disesuaikan dengan tingkat kebutuhan mereka. Dengan demikian, aplikasi ini mampu menjadi sarana belajar tambahan yang efektif.

Sosialisasi FlashFlashCard! dilaksanakan pada 10 Agustus 2025, bertempat di Dusun 4 Desa Klareyan. Acara ini dihadiri oleh anak-anak SD sekitar yang dengan antusias mencoba langsung aplikasi tersebut. Suasana sosialisasi berlangsung lancar, penuh keceriaan, dan diselingi dengan sesi permainan vocabulary. Anak-anak terlihat bersemangat ketika belajar melalui metode flashcard digital. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi dapat diterima dengan baik oleh anak-anak di pedesaan.

Menanggapi kegiatan ini, Ibu Leni menyampaikan rasa senangnya. Ia mengatakan, “Senang ada kegiatan dari KKN. Semoga dengan ini kita bisa bersinergi untuk maju bersama, senang bersama, dan mencerdaskan anak-anak khususnya di Dusun 4.” Pernyataan ini sekaligus menggambarkan harapan besar agar program dapat berlanjut dan memberi manfaat jangka panjang. Sinergi antara mahasiswa, perangkat dusun, dan anak-anak menjadi modal penting untuk keberlanjutan program. Dengan begitu,

keberadaan KKN tidak hanya berhenti sebagai kegiatan sementara, tetapi benar-benar berdampak nyata.
Melalui program FlashFlashCard!, mahasiswa KKN-T UNDIP 123 menunjukkan bahwa inovasi teknologi dapat diaplikasikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat lokal. Dengan pendekatan yang menyenangkan, anak-anak dapat belajar bahasa Inggris lebih mudah dan tanpa tekanan. Hal ini diharapkan mampu menumbuhkan minat belajar mereka terhadap bahasa asing sejak dini. Selain itu, penguasaan vocabulary yang lebih baik akan membantu mereka mengikuti pelajaran di sekolah dengan lebih percaya diri. Pada akhirnya, program ini menjadi langkah kecil menuju peningkatan kualitas pendidikan di Desa Klareyan. (Eko B Art). 

Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa KKN Multidisiplin Dorong Kopi Jurangmangu Tembus Pasar Lewat Branding Berbasis Budaya Lokal

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati