Mahasiswa KKN Tematik UNDIP Manfaatkan Limbah Cascara Jadi Produk Spray Herbal Cascara Mint Sebagai Penyegar Napas Warga Desa Jurangmangu

 PEMALANG – Mahasiswa Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro menghadirkan inovasi Spray Herbal Cascara Mint, sebuah produk penyegar napas berbahan alami yang memanfaatkan kulit kopi kering (cascara) dari desa penghasil kopi. Program ini digagas oleh Muhammad Amr Nashrullah, mahasiswa KKN-T 158 UNDIP, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Ir. Fahmi Arifan, S.T., M.Eng., M.M., IPM., ASEAN Eng, sebagai kontribusi nyata dalam mengolah potensi sekaligus mengurangi limbah kopi di Desa Jurangmangu, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Desa Jurangmangu yang terletak di lereng Gunung Slamet dikenal sebagai salah satu desa sentra penghasil kopi dengan cita rasa khas. Namun, kulit kopi kering hasil proses pengupasan biji sering kali menumpuk dan belum dimanfaatkan secara optimal. Melihat kondisi ini, ‘Amr terinspirasi untuk meracik spray herbal yang tidak hanya menyegarkan napas, tetapi juga membawa identitas kopi sebagai ciri khas desa.

“Desa ini terkenal kopinya, jadi saya ingin membuat produk yang tetap membawa aroma khasnya sekaligus bermanfaat untuk kesehatan,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).

Spray herbal ini diformulasikan dari perpaduan cascara kering, serai, perasan jeruk nipis, dan minyak esensial spearmint. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan aroma segar, sensasi dingin, serta manfaat antibakteri alami untuk menjaga kebersihan mulut. Proses pembuatannya dilakukan secara higienis di posko KKN-T, melalui perebusan terukur dan penyaringan berlapis, hingga menghasilkan larutan yang dikemas dalam botol spray 20 mL siap pakai.

Produk ini resmi diperkenalkan kepada masyarakat melalui Expo Produk di Kecamatan Pulosari pada 6 Agustus 2025. Stand KKN-T 158 UNDIP mendapat perhatian besar dari pengunjung yang penasaran dengan inovasi berbasis limbah kopi ini. “Aromanya enak dan segar, cocok dipakai sehari-hari,” tutur salah satu warga yang mencoba langsung produk tersebut.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN-T 158, Dr. Ir. Fahmi Arifan, S.T., M.Eng., M.M., IPM., ASEAN Eng menyampaikan bahwa inovasi seperti spray herbal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan limbah kopi menjadi produk bermanfaat dan bernilai jual, sehingga keberlanjutan program dapat terus berjalan meskipun kegiatan KKN telah usai.

Ke depan, Spray Herbal Cascara Mint diharapkan menjadi inspirasi pengolahan limbah kopi menjadi produk fungsional bernilai ekonomi, sekaligus memperkuat identitas Desa Jurangmangu sebagai desa kopi yang inovatif, sehat, dan ramah lingkungan. (Eko B Art). 



Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa KKN Multidisiplin Dorong Kopi Jurangmangu Tembus Pasar Lewat Branding Berbasis Budaya Lokal

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati