Mahasiswa KKN-T Tim 158 Undip Berikan Edukasi dan Cek Gula Darah Warga Desa Jurangmangu untuk Cegah Risiko Gula Darah yang Berkaitan Dengan Konsumsi Kopi Manis
Layanan pemeriksaan cek gula darah dan booklet edukasi. (Sumber: Dokumentasi Yolanda/Anggota Tim 158 KKN-T Jurangmangu)
Pemalang – Kopi manis telah menjadi minuman favorit sekaligus bagian dari budaya masyarakat Desa Jurangmangu, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Hampir setiap momen, baik saat bekerja, berkumpul, maupun beristirahat, ditemani oleh secangkir kopi manis. Namun, di balik kenikmatan tersebut, tersembunyi risiko kesehatan akibat tingginya konsumsi gula yang dapat memicu prediabetes hingga diabetes mellitus tipe 2.
Melihat fenomena tersebut, Yolanda Angelicha Silaen, mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip), sebagai salah satu anggota Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 158 Undip dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Ir. Fahmi Arifan, S.T., M.Eng., M.M., IPM., ASEAN Eng., melaksanakan program kerja Sosial Kemasyarakatan bertajuk “Pemberian Pelayanan Kesehatan Berupa Pemeriksaan Kesehatan Gula Darah pada Masyarakat Berdasarkan Teknis Laboratorium Kesehatan Masyarakat yang Berhubungan dengan Konsumsi Kopi Manis dengan Bentuk Luaran Booklet dan Pelayanan Cek Kesehatan.”
Program ini dilaksanakan pada Jumat (1/8) di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lansia/Penyakit Tidak Menular (PTM) Balai Desa Jurangmangu. Dalam kegiatan tersebut, Yolanda memberikan pemeriksaan gula darah menggunakan alat glukometer sesuai prosedur teknis laboratorium kesehatan masyarakat. Setiap hasil pemeriksaan dicatat untuk keperluan pendataan kesehatan warga. Sasaran utama kegiatan adalah masyarakat yang hadir di posyandu, terutama para lansia dan warga dengan kebiasaan rutin mengonsumsi kopi manis.
Selain pelayanan cek gula darah, Yolanda juga membagikan booklet edukasi yang memuat informasi penting seperti:
- Definisi gula darah dan pentingnya menjaga kestabilannya
- Pengaruh kopi manis terhadap kadar gula darah
- Definisi hipoglikemia (gula darah rendah)
- Definisi hiperglikemia (gula darah tinggi)
- Pentingnya pemeriksaan gula darah secara berkala
Booklet ini tidak hanya dibagikan, tetapi juga dijelaskan langsung oleh Yolanda kepada setiap warga yang diperiksa. Edukasi diberikan secara sederhana dan komunikatif, agar masyarakat mudah memahami keterkaitan antara kebiasaan minum kopi manis dan risiko kesehatan yang dapat timbul.
Melalui kegiatan ini, Yolanda berharap masyarakat Desa Jurangmangu dapat lebih bijak dalam mengonsumsi gula, khususnya dari kopi manis, sehingga risiko penyakit tidak menular dapat ditekan.
“Budaya minum kopi tetap bisa kita jaga, tapi harus disertai dengan pemahaman dan kebiasaan sehat agar tidak berisiko terhadap kesehatan,” ungkap Yolanda saat ditemui di sela kegiatan.
Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN-T Undip dalam menggabungkan pelayanan kesehatan dengan edukasi berbasis potensi lokal, yakni kopi, yang menjadi produk unggulan desa. (Eko B Art).
Sumber : Yolanda Angelicha Silaen_Kesehatan Masyarakat_Pemberian pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gula darah.
Comments
Post a Comment