Mahasiswa KKN Inovatif Hadirkan Sabun Cuci Tangan Kopi sebagai Solusi Sanitasi Mandiri di Desa Jurangmangu
“Kami ingin menunjukkan bahwa sanitasi dan kebersihan tangan bisa dijadikan peluang inovatif dari bahan lokal,” ujar Earlene Dascha, salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan pada Senin (15/8/2025) di Balai Desa Jurangmangu.
Proses pelatihan dimulai dengan pertemuan teori pendek mengenai proses pembuatan sabun dasar. Selanjutnya, mahasiswa memperagakan teknik melelehkan sabun transparan, mencampurkan minyak kelapa sebagai pelembap, serta menambahkan ekstrak kopi untuk pewangi alami. Bahkan, mereka mengedukasi peserta tentang pentingnya menjaga suhu leleh agar sabun tidak terlalu encer ataupun keras.
Hasilnya: sabun padat yang aman digunakan dan mengeluarkan aroma kopi lembut yang menyegarkan. Desain kemasan sabun pun dibuat sederhana namun informatif, lengkap dengan label manfaat dan petunjuk penggunaan serta penyimpanan.
“Saya tidak menyangka sabun bisa dibuat dari kopi! Sekarang setiap cuci tangan, aroma kopinya bikin segar,” ujar seorang ibu rumah tangga yang mengikuti pelatihan.
Sebagai tindak lanjut, tim mahasiswa berencana menyusun modul resep sabun kopi dan video tutorial berdurasi pendek yang dapat digunakan masyarakat untuk memproduksi sabun di rumah. Tak hanya itu, program ini membuka potensi usaha sabun lokal berbasis bahan alami yang ramah lingkungan.
Inovasi sederhana tapi bermakna ini menunjukkan bahwa kreativitas dan semangat pengabdian mampu memberikan dampak positif — sekaligus menjadi jawaban akan kebutuhan sanitasi yang aman dan ekonomis di komunitas desa. (Eko B Art).
Comments
Post a Comment