Mahasiswa UNDIP Membuat Modul Budidaya Tanaman Kopi sebagai Pedoman Bagi Petani Kopi Desa Jurangmangu

Pemalang | – Mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian  Universitas Diponegoro (UNDIP), berinovasi dalam program KKN Tematik di Desa Jurangmangu, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang melaksanakan Inovasi dengan berfokus pada pembuatan “Modul Budidaya Tanaman Kopi sebagai Pedoman bagi Petani di desa Jurangmangu”.

Kondisi desa Jurangmangu, yang dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas, dimana sebagian besar mata pencaharian masyarakatnya adalah bertani. Namun, sebagian besar petani kopi di desa ini masih menggunakan cara tradisional dalam praktik budidaya tanaman kopi. Dimana, setelah bibit kopi di tanaman seterusnya hanya dibiarkan saja menunggu sampai berbuah tanpa dilakukan perawatan yang berkala.

"Untuk mengatasi hal tersebut kami mencoba mengembangkan modul budidaya tanaman kopi yang sudah disesuaikan dengan kondisi lingkungan di Jurangmangu", ucap Dwi Nur Halizah, usai dirinya menyelesaikan tugas KKN Tematik di desa Jurangmangu, Kamis (19/9/2024).



Selanjutnya Dwi Nur Halizah, menambahkan, "tentunya yang kami harapkan dengan adanya modul ini bisa dijadikan sebagai acuan dalam praktik budidaya kopi yang baik agar dapat menghasilkan kopi yang berkualitas".

Selain itu, tim juga memberikan bimbingan langsung kepada para petani kopi mengenai cara budidaya dan pemeliharaan tanaman yang baik.
"Petani kopi di sini sangat antusias untuk belajar mengenai budidaya dan pemeliharan kopi yang baik. Mereka menyadari pentingnya usaha pemeliharaan tanaman kopi untuk memperoleh hasil yang mereka inginkan," ujar Dwi Nur Halizah.

Melalui program ini, diharapkan para petani kopi di Jurangmangu dapat melakukan praktik budidaya tanaman kopi secara maksimal sehingga tanaman kopi yang mereka tanam dapat menghasilkan produk kopi yang berkualitas dan mampu bersaing di pasaran, dan kegiatan Program ini dibawah petunjuk Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Heni Rizqiati, S.Pt., M.Si., dan Dr. Fahmi Arifan, S.T., M.Eng., IPM., selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

"Modul budidaya ini diharapkan bisa dapat meningkatkan pemahaman petani di Jurangmangu sebagai sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dalam pertanian kopi serta menjadi percontohan bagi petani kopi di daerah sekitarnya, serta dapat menjadi motivasi dalam pemberdayaan bagi para petani kopi untuk gencar memanfaatkan peluang lahan kopi yang melipah serta permintaan pasar yang semakin meningkat akan kebutuhan kopi yang berkualitas", pungkas Dwi Nur Halizah. (Eko B Art). 

Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa KKN Multidisiplin Dorong Kopi Jurangmangu Tembus Pasar Lewat Branding Berbasis Budaya Lokal

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati