Mahasiswa UNDIP Berinovasi Mengolah Bubuk Kopi Menjadi Minuman Kekinian "Sago Jelly Cappuccino Jahe"
Pemalang | - Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menunjukkan kreativitasnya di dunia kuliner dengan menciptakan minuman kekinian yang bermanfaat, yaitu "Sago Jelly Cappuccino Jahe". Inovasi ini menggabungkan cita rasa klasik kopi cappuccino dengan tekstur kenyal sago jelly dan kehangatan jahe, menghasilkan minuman yang tidak hanya lezat tetapi juga kaya manfaat.
Terinspirasi dari tren minuman boba dan bubble tea yang saat ini digandrungi oleh kaum muda, tim mahasiswa dari Fakultas Sekolah Vokasi UNDIP melihat peluang untuk menciptakan minuman yang tidak hanya enak tetapi juga memiliki manfaat kesehatan. Dengan menggunakan bubuk kopi, sago (mutiara sagu), dan jahe, mereka berhasil menciptakan minuman yang segar, menyehatkan, dan dapat dinikmati dalam berbagai kesempatan.
"Kami ingin menghadirkan sesuatu yang baru dan berbeda. Cappuccino dikenal sebagai minuman favorit banyak orang, dan dengan menambahkan sago jelly serta jahe, kami ingin. memberikan sensasi minuman yang unik dan juga bermanfaat bagi kesehatan," hal tersebut disampaikan Berliana Aprilani, Mahasiswa Undip dari Sekolah Vokasi, Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Rabu (25/9/2024).
Dalam hal ini Berliana adalah salah satu pencetus inovasi "Sago Jelly Cappuccino Jahe".
Dirinya memulai idenya dengan proses yang cukup sederhana namun penuh inovasi.
"Pertama, sago mutiara direbus hingga empuk dan kenyal, lalu disajikan dalam gelas bersama cappuccino yang telah diseduh. Untuk memberikan efek hangat dan menyehatkan, jahe segar diparut dan diambil sarinya, kemudian dicampurkan ke dalam minuman. Hasilnya adalah kombinasi sempurna antara rasa pahit kopi, manisnya sago jelly, dan pedas hangat dari jahe", terang Berliana.
"Jahe dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem imun, mengatasi mual, dan membantu pencernaan. Sementara itu, kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan konsentrasi dan energi. Kombinasi keduanya dalam satu minuman membuat Sago Jelly Cappuccino Jahe ini tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh", pungkas Berliana.
Pemilik UMKM D'JAV Coffee, Budhi Purwanto, mengapresiasi inovasi produk yang dapat dikonsumsi dengan baik, "kami berharap adik-adik mahasiswa dapat terus mengembangkan sumber daya dan berwirausaha seperti UMKM lainnya," ujar Budhi.
Dalam pelatihan ini, mahasiswa KKN Tematik UNDIP didukung oleh Dr. Heni Rizqiati, S.Pt., M.Si. selaku dosen pembimbing lapangan KKN Tematik UNDIP tahun 2024 dan juga menyambut baik kegiatan inovatif mahasiswa dalam mengembangkan produk UMKM D'JAV Coffee dan berharap hal ini dapat meningkatkan perekonomian.
"Mahasiswa membuat produk inovasi dari UMKM D'JAV Coffee yaitu minuman sago jelly capja, dibuat menjadi produk yang variatif dan menarik untuk dipasarkan dan menjadi inspirasi masyarakat untuk dikembangkan, meskipun KKN di Desa akan selesai" ujar Dr. Fahmi Arifan, S.T., M.Eng., IPM. juga selaku dosen pembimbing.
Desa Jurangmangu kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, yang memiliki pasar dan banyak UMKM, menunjukkan potensi besar dalam memanfaatkan sumber daya alam, terutama kopi. Produk ini tidak hanya memperkaya pilihan rasa dalam dunia kuliner, tetapi juga membuktikan bahwa kreativitas dalam mengolah kopi diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha mereka dan bisa membuka peluang baru yang tak terduga.
"Inovasi Sago Jelly Cappuccino Jahe oleh mahasiswa UNDIP ini membuktikan bahwa kreativitas tidak memiliki batasan. Dengan menggabungkan bahan-bahan tradisional dan modern, mereka berhasil menciptakan minuman yang tidak hanya mengikuti tren kekinian tetapi juga memberikan manfaat kesehatan. Inisiatif ini juga menunjukkan potensi besar industri kuliner Indonesia untuk terus berkembang dan berinovasi, memanfaatkan kekayaan alam dan budaya lokal", pungkas Fahmi Arifan. (Eko B Art).
Comments
Post a Comment