Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro Bantu Kopi D'Jav Desa Jurangmangu dalam Inovasi Pemasaran dan Penjualan Biji Kopi Melalui Platform Whatsapp Business
Pemalang | - Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) kembali memberikan kontribusi signifikan kepada UMKM Kopi D'Jav di Desa Jurangmangu kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang.
Salah satu inovasi terbaru yang diperkenalkan adalah optimalisasi pemasaran dan penjualan biji kopi melalui platform WhatsApp Business, yang dirancang untuk mempermudah komunikasi dengan pelanggan secara efisien dan berskala besar.
Muhammad Luthfi Firdaus, mahasiswa KKN-T Undip, menjelaskan bahwa penggunaan Whats App Business memungkinkan Kopi D'Jav untuk menjangkau lebih banyak pelanggan secara lebih personal. "Dengan fitur-fitur seperti pesan otomatis, label, dan katalog produk, kami dapat membantu Kopi D'Jav berinteraksi dengan pelanggan secara lebih terorganisir dan responsif.
"Ini sangat penting untuk meningkatkan penjualan dan kepuasan pelanggan", ucap Luthfi, usai dirinya menyelesaikan tugas KKN di desa setempat, Senin (23/9/2024).
Luthfi juga menambahkan, "Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemasaran dan memperluas jangkauan pasar Kopi D'Jav".
Dr. Heni Rizqiati, S.Pt., M.Si., dosen pembimbing KKN-T Undip, menekankan pentingnya inovasi digital dalam pengembangan UMKM. "Dengan memanfaatkan teknologi seperti WhatsApp Business, UMKM dapat bersaing di pasar yang lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya besar".
"Pendampingan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang bagaimana teknologi dapat diterapkan secara praktis untuk mendukung bisnis lokal," ujar Dr. Heni.
Dr. Fahmi Arifan, S.T., M.Eng., IPM., dosen pembimbing lainnya, juga menyoroti manfaat dari pendekatan ini bagi UMKM. "Kami melihat bahwa adopsi teknologi oleh UMKM seperti Kopi D'Jav dapat memberikan keunggulan kompetitif, terutama dalam era digital saat ini. Mahasiswa kami tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi bisnis tetapi juga membangun fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang," ungkap Dr. Fahmi.
"Dengan implementasi WhatsApp Business, Kopi D'Jav kini siap untuk menghadapi tantangan pasar yang semakin dinamis. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas komunikasi dengan pelanggan tetapi juga membuka peluang untuk ekspansi bisnis di masa depan. Langkah ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara akademisi dan UMKM dapat menghasilkan solusi yang relevan dan berdampak positif bagi pengembangan ekonomi lokal", pungkas Fahmi Arifan. (Eko B Art).
Comments
Post a Comment