Bersekolah Dan Kuliah Jadi Doktor Atau Segala Macam Pekerjaan, Untuk Cangkul, Pedang Apa Keris

Pemalang | Aktual Nusantara News - Keris, Pedang dan Cangkul, semua itu sudah kita tahu fungsinya.

-Keris adalah lambang kewibawaan, kepribadian, kasepuhan pusaka.
-Pedang itu lambang kekuatan dan kekuasaan, otoritas regulasi, kalau tidak pegang pedang anda tidak bisa membikin undang-undang dan aturan. Sebab yang boleh bikin undang-undang adalah orang yang sudah dapat kekuasaan dan otoritas politik.
-Cangkul ya....untuk mencangkul, bahkan seluruh Indonesia tahu.

Kamu sekarang bisa bertanya kepada dirimu masing-masing, kamu itu bersekolah dan kuliah jadi Doktor atau segala macam, pekerjaan itu untuk Cangkul, Pedang apa untuk Keris.

Ketiga-tiganya harus ada aksentuasi (sesuatu yang dirasakan sebelum diterjemahkan lewat pikiran)  dan monggo - monggo saja, ini adalah pilihan, dan Saya menyampaikan ini untuk tidak menganjurkan apa-apa.

Cuman,....tolong...diketahui..?Apakah orang yang punya cangkul juga punya pedang..?
Tapi bila anda lihat orang yang punya pedang pasti punya cangkul, karena dengan pedang kamu pasti dapat cangkul.

Kalau orang punya pedang dan punya cangkul belum punya keris, akan tetapi kalau orang sudah punya keris dia pasti punya pedang dan dia pasti punya cangkul.

Jadi sekarang kamu mau cari keris, carilah pusaka hidup, cari kepribadian hidup dan integritas.

-Cangkulnya dalam shalat itu adalah menunaikannya.

-Pedangnya shalat adalah kebenaran syariat dari bacaan bacaan di dalam shalat.
-Kerisnya shalat adalah yang menjadikan shalatmu sah, artinya Keris dari shalatmu itu tidak ada dalam syariat, yaitu khusyuk, karena hal itu yang menjadikanmu selamat dan benar dalam kehidupan dan di hadapan Allah SWT.

Sebab kekhusyukan itu syaratnya adalah Anda Fokus sama Allah, Anda ingat benar kepada Allah, Anda betul-betul berhadapan dengan Allah. (Eko B Art).

Sumber : Melansir dari kanal Video YouTube Cak Nun. 

Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa KKN Multidisiplin Dorong Kopi Jurangmangu Tembus Pasar Lewat Branding Berbasis Budaya Lokal

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati