Arah Penentuan Yang Disebut Pemilu Untuk Masa Depan Bangsa

Pemalang | Aktual Nusantara News - Hingar bingar tentang Pesta, dimana seruan untuk memilih sebagai alternatif untuk menentukan arah perjuangan sebuah Negara, sebab hari inilah waktunya.


Alasannya akan sama, pada bilik suara mereka akan memilih karena alasan suka, bahkan masuk akal sekalipun alasannya, tapi yang paling kuat tentu karena kita suka, dan itulah pilihannya. 


Rakyat ternyata pendukung penting dari suksesnya sebuah kepemimpinan yang nantinya disebut Presiden dan Wakil Presiden. Pada titik itulah dimana penobatan dari kedudukannya menjadi petunjuk arah untuk lima tahun kedepan. 


Satu, Dua dan Tiga, mereka adalah calon Pemimpin Negeri ini dari yang menjadi pilihan didalam bilik suara. Sosok sosok tersebut adalah mereka yang paling dianggap layak untuk berada pada tampuk kekuasaan kedepannya.


Tentang Fenomena yang ada, bagaimana tentang adu gagasan itu dimunculkan dibanyak media. 
Bahkan dari masing masing pendukungnya juga berargumen dan berdiskusi untuk memantabkan pilihannya.



Ketika lawan bicara menyampaikan hal baik dari sosok yang akan dipilihnya, maka sedapat mungkin lawan bicara satunya memberikan informasi yang lebih baik dari sosok yang akan dipilihnya juga, begitupun ketika lawan bicara menyudutkan dengan sisi nilai nilai kekurangannya, sedapat mungkin juga lawan bicara satunya lebih menyudutkan dari sisi nilai kekurangannya, (berikan informasi yang baik, maka akan muncul informasi yang lebih baik, berikanlah informasi buruk maka lebih buruklah informasi yang menjawabnya). 

Hari ini Rabu 14 Februari 2024 kita final kan adu dan gagasan ini dalam PEMILU, sebab memilih menjadi satu satunya alasan penting untuk mengekspresikan kebenaran dari keputusan yang sudah kita pegang selama ini.
(Eko B Art). 


Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa KKN Multidisiplin Dorong Kopi Jurangmangu Tembus Pasar Lewat Branding Berbasis Budaya Lokal

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati