Tingkatkan Keterampilan Murid, SMA Negeri 1 Comal Luncurkan Program "SMA Mantap"
PEMALANG — Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Tengah meluncurkan program unggulan "SMA Mantap" di SMA Negeri 1 Comal pada Rabu (7/10/2026).
Program ini dirancang untuk membekali para Murid SMA dengan keterampilan praktis (skill) dan pembentukan karakter agar siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan ke perguruan tinggi.Dalam kesempatan tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Jawa Tengah (Wilayah Kabupaten Pemalang), Diah Ayu Ratna Sari, S.T., M.T., menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan digitalisasi telah mengubah pola pembelajaran, perekrutan, hingga cara kerja.
Menurutnya, program "SMA Mantap" hadir sebagai jembatan bagi murid, khususnya mereka yang terkendala biaya untuk langsung melanjutkan kuliah.
"Anak-anak generasi sekarang dengan adanya teknologi dan digitalisasi, cara pembelajaran, perekrutan, dan bekerja itu pasti beda. SMA Mantap ini sebagai jembatan. Mungkin mereka akan kuliah, tetapi butuh dana dulu sehingga harus bekerja. Di situlah tugas pendidikan, selain membekali secara akademis, juga dimantapkan keterampilannya," ujar Diah Ayu Ratna Sari.
Ia menambahkan tiga fokus utama yang harus dimiliki siswa saat ini untuk menyongsong Indonesia Emas, yaitu kemampuan akademis, keterampilan (skill), dan karakter yang kuat. Selain itu, pihak dinas juga meminta sekolah memanfaatkan jaringan alumni serta kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk menampung para lulusan.
Lebih lanjut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII juga memberikan arahan tegas terkait pencegahan kekerasan dan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Seluruh satuan pendidikan diimbau menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Dinas telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh SMA, SMK, dan SLB di wilayahnya agar setiap permasalahan internal sekolah wajib ditangani dan dikoordinasikan secara responsif dalam waktu 1x24 jam.
Selanjutnya Sekolah diminta mengaktifkan pengawasan guru di jam-jam rawan serta memantau area blind spot guna memastikan kenyamanan para siswa.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Comal, Sri Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa untuk tahap awal program ini diprioritaskan bagi siswa kelas 12 yang akan lulus pada tahun ajaran mendatang.
"Tahun ini kami mengutamakan kelas 12 terlebih dahulu untuk memprioritaskan mereka. Kalau ini sudah berjalan, nantinya kita berikan pula kepada kelas 10 dan 11. Untuk pelatihan saat ini ada Tata Busana/Garment, dan ke depannya akan ditambah keterampilan lain seperti digital printing, Bahasa Inggris, hingga Bahasa Mandarin," terang Sri Hartiningsih.
Program pelatihan ini diikuti oleh 116 siswa yang terbagi ke dalam 10 sesi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di luar jam pelajaran sekolah—yakni setelah jam sekolah pada hari Senin hingga Jumat, serta dari pagi hingga sore pada hari Sabtu—sehingga tidak mengganggu aktivitas akademis.
Terkait sertifikasi, Sri Hartiningsih menambahkan bahwa pihak sekolah tidak mengeluarkan ijazah khusus, melainkan akan berkolaborasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pemalang untuk proses asesmen dan sertifikasi setelah siswa menyelesaikan ujian sekolah.
Dalam hal ini acara kegiatan SMA N 1 Comal meresmikan Cluster Keterampilan dan Bahasa untuk Bekali Siswa Masuk Dunia Kerja. Program unggulan "SMA MANTAP" melalui pembukaan Cluster Keterampilan dan Bahasa. Program ini dirancang khusus untuk membekali para siswa dengan keahlian praktis dan kecakapan berbahasa asing agar siap menghadapi tantangan serta kebutuhan dunia kerja.
Dalam peluncuran ini, sekolah menghadirkan dua fokus utama, yaitu Cluster Keterampilan Menjahit dan Pelatihan Bahasa Inggris (Let's Speak English). Pada materi bahasa Inggris, siswa mendapatkan pendalaman materi yang mencakup vocabulary, speaking, listening, hingga grammar untuk menunjang komunikasi global.
Terobosan ini merupakan langkah nyata sekolah dalam menyelaraskan pendidikan formal dengan kebutuhan industri saat ini.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment