​Optimalisasi Potensi Keagamaan Daerah melalui Penyelenggaraan MTQ XXXII dan MQK II Kabupaten Pemalang

​PEMALANG – Upaya penguatan syiar Islam dan peningkatan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta literasi kitab kuning kembali diwujudkan secara konkret di Kabupaten Pemalang. Ratusan santri dan peserta perwakilan dari pelbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) serta Pondok Pesantren se-Kabupaten Pemalang mendatangi perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII dan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke-II.


​Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pemalang, Tarsidik, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ajang ini berfokus pada fasilitasi dan rekayasa kompetensi seni baca Al-Qur'an serta pendalaman kitab kuning bagi para peserta.

​"Tujuannya adalah untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari," terang Tarsidik.

"​Dalam perspektif pengembangan sumber daya manusia (SDM) keagamaan, ajang ini dinilai tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial tahunan", pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo, menegaskan bahwa kegiatan ini berfungsi strategis sebagai sarana konsolidasi dan silaturahmi antarlembaga pendidikan keagamaan. Melalui kompetisi yang berkelanjutan, proses penjaringan dan pembinaan bakat-bakat baru dapat dilakukan secara sistematis guna mempersiapkan kontingen daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
.
​Untuk memotivasi para peserta, Sekda Pemalang turut merefleksikan rekam jejak historis figur maestro qori nasional asal Pemalang, KH Muammar ZA, sebagai teladan capaian prestasi seni baca Al-Qur’an. Bagus optimistis bahwa generasi muda Pemalang memiliki potensi besar untuk meregenerasi prestasi tersebut.

​"Saya yakin anak-anak di Kabupaten Pemalang memiliki bakat yang luar biasa. Untuk itu, saya mengimbau dan berharap kepada segenap pihak agar prestasi Kabupaten Pemalang terkait kegiatan ini dapat bangkit lagi dan tumbuh mengharumkan nama daerah," imbau Bagus.

​Rangkaian kegiatan edukatif dan kompetitif ini secara resmi dibuka oleh Sekda Bagus Sutopo mewakili Pemerintah Kabupaten Pemalang di Pendopo Kabupaten Pemalang pada Kamis (15/10/2026).

Pembukaan tersebut menandai dimulainya komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk membangkitkan kembali kejayaan dan prestasi keagamaan Kabupaten Pemalang.


(Eko B Art).
​

Comments

Popular posts from this blog

Sebanyak Tujuh Perwakilan Sekolah Siap Bertanding Membawa Nama Baik Kecamatan Petarukan Dalam FTBI Tingkat Kabupaten Tahun 2026

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati