Kontingen PORPROV Pemalang 2026, Strategi Pembinaan dan Ekspektasi Prestasi Olahraga Daerah

PEMALANG — Pembinaan prestasi olahraga di tingkat daerah memerlukan sinergi terencana antara kesiapan teknis, dukungan regulatif, serta optimisme manajerial. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pemalang bersama Pemerintah Kabupaten Pemalang merealisasikan kesiapan akhir kontingen untuk menghadapi kompetisi bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XVII/2026 yang diselenggarakan di wilayah Semarang Raya.



​Target Strategis dan Kerangka Persiapan Atlet, ​Guna memperkuat daya saing daerah di tingkat provinsi, KONI Kabupaten Pemalang menetapkan indikator kinerja utama (KPI) berupa target perolehan 8 medali emas.

'Target rasional ini ditujukan untuk mempertahankan sekaligus memproyeksikan peningkatan peringkat prestasi Pemalang secara berkelanjutan", hal tersebut disampaikan ​Ketua KONI Kabupaten Pemalang, Prasetyo Widiyatmoko, saat acara seremoni pelepasan resmi kontingen yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pemalang, Sabtu (10/10/2026).

Selanjutnya Prasetyo Widiyatmoko juga menyatakan apresiasi atas sinergi lintas sektoral yang terbangun. Berdasarkan evaluasi akhir, kesiapan kontingen telah mendekati 100 persen. Capaian teknis ini diraih melalui program intervensi terstruktur yang meliputi ;
-​Pemusatan Latihan Terpadu, Berlangsung selama tiga bulan untuk optimalisasi performa fisik dan taktis.
-​Uji Coba Kompetitif (Tryout), Menjadikan laga persahabatan dan simulasi tanding sebagai instrumen evaluasi kesiapan mental serta strategi atlet.

​Komposisi Kontingen dan Kebijakan Pengembangan Fasilitas dalam ​Struktur kontingen Pemalang dibentuk secara proporsional untuk menunjang performa maksimal di lapangan. Total kontingen terdiri dari ;
-​133 Atlet, Bertanding pada 27 cabang olahraga (cabor).
-​37 Official, Terdiri atas 27 pelatih kepala dan 10 asisten pelatih.
-​27 Pendamping Cabor, BERTUGAS mengawal kebutuhan logistik serta teknis di setiap cabang olahraga.

​Sebagai langkah edukatif dalam menyikapi tantangan keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras), Pemkab Pemalang merancang strategi jangka panjang.

Pemerintah daerah berencana membangun pusat pembinaan terpadu (sports support center) yang bertempat di stadion kabupaten. Pusat fasilitas ini diproyeksikan menjadi akselerator pembinaan atlet yang terarah, berbasis data, dan berkelanjutan.

Kegiatan ​Ceremonial Pelepasan sebagai bentuk Penguatan Mentalitas dan Sportivitas Puncak dari seluruh rangkaian persiapan tersebut ditandai dengan seremoni pelepasan resmi kontingen yang berlangsung di Pendopo setempat.

​Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang, Nurkholes, didampingi Sekretaris Daerah Bagus Sutopo, melepas secara simbolis para atlet melalui pengalungan ID card. Dalam amanatnya, Nurkholes menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai internal atlet ;
-​Integritas dan Sportivitas, Menjunjung tinggi kejujuran dan etika berkompetisi di atas segalanya.
-​Resiliensi Mental, Menjadikan keterbatasan sarpras bukan sebagai penghambat, melainkan sebagai pemicu daya juang dan fokus untuk meraih prestasi terbaik bagi nama baik Kabupaten Pemalang.

​Melalui pelepasan resmi ini, kontingen Pemalang bertolak menuju Semarang Raya membawa misi membawa pulang capaian yang membanggakan bagi seluruh masyarakat daerah.

(Eko B Art). 

Comments

Popular posts from this blog

Sebanyak Tujuh Perwakilan Sekolah Siap Bertanding Membawa Nama Baik Kecamatan Petarukan Dalam FTBI Tingkat Kabupaten Tahun 2026

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati