Rapimprov KADIN Sumbar Yang Digelar Sejatinya Untuk Mematangkan Agenda Sekaligus Merumuskan Arah Kebijakan Serta Program Kerja Organisasi

PADANG — Kegiatan Rapat lanjutan dalam rangka persiapan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) KADIN Sumatera Barat yang akan digelar pada Kamis (24/9/2026) menjadi cermin redupnya gairah dunia usaha di daerah. Minimnya kehadiran pengurus maupun panitia yang terlibat langsung dalam agenda strategis tersebut memperlihatkan secara gamblang tingkat partisipasi yang kian menurun.


Wakil Ketua KADIN Sumbar Bidang PUPR dan Infrastruktur, Ir. H. Sutrisno, menyampaikan bahwa, "Minimnya kehadiran pengurus dan panitia ini mencerminkan kondisi lesunya iklim usaha yang tengah dihadapi oleh para pengusaha anggota KADIN pada umumnya", Sabtu (19/9/2026).


​Sutrisno menilai, keengganan dan kurangnya antusiasme anggota untuk terlibat aktif dalam konsolidasi organisasi tak lepas dari beratnya tantangan ekonomi serta sepinya iklim bisnis yang dirasakan para pelaku usaha di Sumatera Barat saat ini.


​Keadaan tersebut menjadi catatan penting bagi jajaran pimpinan KADIN Sumatera Barat. Pertemuan yang sejatinya dirancang untuk mematangkan agenda Rapimprov sekaligus merumuskan arah kebijakan serta program kerja organisasi kini berhadapan dengan tantangan internal berupa penurunan motivasi dan partisipasi aktif dari para anggotanya.


​Meski demikian, Sutrisno menegaskan pentingnya menjaga optimisme dan tidak membiarkan keterpurukan melarutkan semangat perjuangan para pelaku usaha. Menurutnya, momentum persiapan Rapimprov ini harus dijadikan titik balik bersama untuk merapatkan barisan serta membangkitkan kembali etos kerja organisasi.


​Ia mengimbau seluruh jajaran pengurus, panitia, dan anggota KADIN Sumatera Barat untuk menyatukan komitmen dan membangun gairah kerja baru dalam menyongsong Tahun 2027.


​"Dengan semangat kebersamaan dan konsolidasi yang solid, sektor usaha di Sumatera Barat diharapkan mampu bangkit, menjawab berbagai tantangan ekonomi, serta mencetak kinerja yang jauh lebih baik di masa depan", pungkas Sutrisno.


​(Eko B Art)

Comments

Popular posts from this blog

Sebanyak Tujuh Perwakilan Sekolah Siap Bertanding Membawa Nama Baik Kecamatan Petarukan Dalam FTBI Tingkat Kabupaten Tahun 2026

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati