Kedisiplinan Menjaga Kebersihan Sungai Di Lingkungan Sekolah Adalah Bentuk Aksi Nyata Kepedulian Bersama Budaya Sehat Mendukung Kualitas Belajar

PEMALANG – Lingkungan belajar yang nyaman, sehat, dan bebas dari risiko banjir kini menjadi target utama lewat dijaganya kelestarian sungai di sekitar kawasan SMP Belik Pemalang. Kondisi ini digantungkan pada sinergi yang terus dibangun antara pihak sekolah, para siswa, dan warga setempat.

Aksi nyata tersebut ditunjukkan melalui berbagai program pembiasaan peduli lingkungan yang rutin digelar oleh pihak sekolah.
​"Kami tidak hanya mengajarkan teori di kelas, tetapi juga mendorong aksi nyata. Mulai dari kegiatan Jumat Bersih, pengurangan sampah plastik di kantin, hingga edukasi agar siswa tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai. Kami berharap langkah kecil dari sekolah ini bisa menjadi inspirasi bagi warga sekitar untuk turut menjaga kelestarian sungai," hal tersebut disampaikan Budiman, S.Pd., M.Pd., Kepala SMP Satu atap Pabuaran Bantarbolang Pemalang, saat kegiatan Selasa bersih dilingkungan Sekolah. Selasa (22/9/2026).

​Pihak sekolah menekankan bahwa kedisiplinan menjaga kebersihan aliran air sangat menentukan kualitas proses belajar mengajar harian siswa.

​"Sungai di sekitar sekolah bukan sekadar saluran air, melainkan cermin dari kedisiplinan dan kepedulian lingkungan warga sekolah serta masyarakat. Jika sungai kotor, dampak buruknya seperti penyakit dan aroma tidak sedap akan langsung dirasakan oleh siswa saat belajar," tegas Budiman.

​Inisiatif ini berawal dari keprihatinan atas kondisi sungai di sekitar area sekolah yang kerap menjadi titik penumpukan sampah plastik dan limbah rumah tangga. Selain merusak pemandangan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bau menyengat serta mengundang bibit penyakit.

​Berangkat dari masalah tersebut, SMP Satu atap Pabuaran resmi menggalakkan aksi kepedulian lingkungan yang berfokus pada pembersihan aliran sungai sekitar demi menciptakan lingkungan sekolah yang asri.

"Melalui komitmen bersama ini, SMP Satu Atap Pabuaran berharap dapat membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan sungai secara berkesinambungan", pungkas Budiman.

(Eko B Art). 

Comments

Popular posts from this blog

Sebanyak Tujuh Perwakilan Sekolah Siap Bertanding Membawa Nama Baik Kecamatan Petarukan Dalam FTBI Tingkat Kabupaten Tahun 2026

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati