Dorong Budaya Mutu Sekolah, Bimtek SPMI Bagi Penerima BOS Kinerja Digelar di SMPN 1 Comal

​PEMALANG — Untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan secara berkelanjutan, Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) digelar di SMPN 1 Comal, Kamis (10/9/2026).


Kegiatan ini ditujukan bagi sekolah-sekolah penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja dari jenjang SMP di wilayah Pantura timur Pemalang. 


​Penyelenggaraan Bimtek ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 21 Tahun 2026 tentang SPMI. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah diharapkan mampu menerapkan tata kelola penjaminan mutu secara mandiri dan konsisten.


​Fasilitator dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), Heru Priambodo, S.Pd., M.Kom., menjelaskan bahwa penekanan utama dari kegiatan ini adalah agar sekolah penerima BOS Kinerja dapat mempertahankan prestasinya sekaligus mengimbaskan praktik baik ke sekolah lain.



​"Ending yang ingin dicapai dari penerapan SPMI ini adalah peningkatan indikator utama rapor pendidikan, yaitu literasi, numerasi, dan karakter peserta didik. Sekolah yang meraih BOS Kinerja tahun ini terbukti mengalami lonjakan angka delta perubahan rapor pendidikan yang paling signifikan di wilayahnya," terang Heru Priambodo. 


​Dalam paparannya, dijelaskan pula enam langkah teknis yang wajib dijalankan sekolah sesuai regulasi SPMI ;
-​Menetapkan standar mutu yang ingin dicapai pada tahun berjalan.
-​Mengidentifikasi serta memetakan kondisi dan kebutuhan mutu sekolah.
-​Merencanakan program peningkatan mutu berbasis data.
​Melaksanakan seluruh rencana program yang telah disusun.
-​Mengevaluasi proses pelaksanaan kegiatan penjaminan mutu.
-​Mengendalikan serta melakukan refleksi untuk tindak lanjut perbaikan di masa mendatang.


Dalam kesempatan yang sama disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang (Dindikpora), Ismun Hadiyo, S.Pd., menekankan pentingnya membangun budaya mutu, bukan sekadar budaya administrasi. Pihak dinas mengingatkan bahwa penjaminan mutu harus berfokus pada delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP)—mulai dari standar kompetensi lulusan, isi, proses, penilaian, PTK, pengelolaan, sarpras, hingga pembiayaan—sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman dan pelayanan pendidikan yang lebih berkualitas.


"​Melalui bimtek ini, diharapkan seluruh peserta dapat merefleksikan diri serta berkomitmen menjalankan SPMI secara berkelanjutan demi mendorong pemenuhan mutu pendidikan yang nyata di masing-masing satuan pendidikan", pungkas Ismun Hadiyo.


Kegiatan Bimtek SPMI diikuti peserta sebanyak 28 Orang, terdiri dari lima Sekolah di wilayah Pantura yang mendapatkan Boskin tahun 2026.

(Eko B Art).

Comments

Popular posts from this blog

​HUT IGTKI ke-76 Kabupaten Pemalang Meneguhkan Komitmen Guru Sejahtera dan Pendidikan Berkualitas Menuju Wajib Belajar 13 Tahun

​Gagas Visi "Sinau Seduluran", Eko Budiarto Ajak Warga Losari Membangun Desa dengan Hati

M. Danu Ginanjar, Hadir Dalam Kontestasi Pilkades Sokawati, Menyamakan Persepsi Dengan Seluruh Warga, Menuju Era Tata Kelola Pemerintahan Mewujudkan Kesejahteraan