Aspek Inovasi Daerah Juga Menunjukkan Tren Positif Melalui Penganugerahan Indeks Government Award 2025 Dari Kementerian Dalam Negeri
PEMALANG - Efektivitas Pelayanan Publik dan Budaya Inovasi menjadi langkah dalam menuju Keberhasilan sebuah tata kelola pemerintahan, maka sangat ditentukan oleh konsistensi dalam menghadirkan kemanfaatan nyata bagi masyarakat.
Dalam kerangka evaluasi kinerja tahunan, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang berhasil meraih pengakuan prestisius. Berdasarkan penilaian Ombudsman Republik Indonesia tahun 2025, Dinas Sosial KBPP dan SD Negeri 01 Bojongbata ditetapkan sebagai unit kerja dengan kualitas pelayanan sangat baik (minim maladministrasi).Sejalan dengan itu, aspek inovasi daerah juga menunjukkan tren positif melalui penganugerahan Indeks Government Award 2025 dari Kementerian Dalam Negeri. Prestasi ini diraih oleh berbagai unit pelaksana teknis, di antaranya:
-Sektor Kesehatan: Puskesmas Rowosari (Terbaik 1), -Puskesmas Kebondalem (Terbaik 2), dan
-Puskesmas Losari.
Sektor Pendidikan:
-SMP Negeri 4 Pemalang.
Sektor Layanan Terpadu: DPMPTSP, Disparbud, dan Dinsos KBPP.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menekankan bahwa deretan penghargaan ini bukanlah sekadar seremoni birokrasi. Pencapaian tersebut harus menjadi parameter objektif atas kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh publik secara inklusif.
Sinergi Gotong Royong dalam Pembangunan Infrastruktur adalah Manifestasi dari semangat inovasi, dan pengabdian tersebut kini diarahkan pada pembenahan infrastruktur strategis, salah satunya adalah Stadion Jatidiri Comal.
Menariknya, proyek ini mengadopsi model pendanaan partisipatif melalui swadaya para Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Langkah kolektif ini mencerminkan konsep social capital atau modal sosial, di mana gotong royong antarpejabat publik menjadi katalisator pembangunan saat menghadapi keterbatasan anggaran formal.
Dukungan finansial mandiri ini diharapkan menjadi stimulus bagi aparatur di tingkat kecamatan untuk bergerak lebih lincah.
Selanjutnya Visi Strategis Revitalisasi Stadion Jatidiri adalah sebagai tindak lanjut konkret, hal tersebut disampaikan Bupati Pemalang dalam arahan resmi saat Apel Bersama ASN di Pendopo Kabupaten (11/5/2026).
Selanjutnya Bupati Anom memberikan mandat khusus kepada Camat Comal untuk mengakselerasi proses revitalisasi stadion tersebut. Target utama dari proyek ini mencakup tiga aspek fundamental:
-Fungsionalitas: Mengembalikan peran stadion sebagai pusat kegiatan olahraga.
-Estetika Kota: Menjadikan stadion sebagai ikon baru yang membanggakan (landmark).
-Akselerasi Ekonomi: Menciptakan multiplier effect bagi perekonomian lokal di wilayah Comal.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment