Peran Ulu-ulu Vak Ini Sangat Vital Bagi P3A Dalam Produktivitas Pertanian Agar Bisa Lebih Melimpah Dalam Mendukung Ketahanan Pangan
PEMALANG - Bupati Pemalang sampaikan Salam dan apresiasi atas kinerja Ulu-Ulu Vak di Kabupaten Pemalang yang sampai saat ini luar biasa dalam pelaksanaan tugasnya, saya yakin dan percaya beliau (Pak Bupati) selalu respect dengan teman teman semuanya.
"Namun demikian ketika kita hadapkan dengan pengajuan insentif dan keperluan lainnya, hal ini semua sedang dalam proses, karena perlu dipahami bersama bahwa APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Pemalang belum bisa mengcover semuanya, mari kita ikhtiar bersama dan berdo'a, mudah-mudahan usulan dari teman-teman bisa disepakati serta terealisasi," hal tersebut disampaikan Bupati Pemalang melalui Camat Petarukan Muhibin, A.Md., S.H., saat sambutan acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Perkumpulan Ulu-Ulu Vak Laskar Banyu Aji Kabupaten Pemalang 1447 Η di Petarukan, Selasa (7/4/2026).
Selanjutnya Muhibin, menegaskan bahwa "peran Ulu-Ulu Vak ini sangat vital bagi P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air), karena bagaimana produktivitas pertanian itu bisa lebih melimpah untuk mendukung ketahanan pangan, ternyata sangat tergantung pada kinerja Ulu-Ulu Vak".
"Tentunya kondisi di lapangan ada banyak masalah, karena ulu ulu vak bersentuhan langsung dengan para petani, saya tahu persis hal hal demikian, karena saya pernah menjadi ketua P3A Dharma Tirta daerah irigasi (DI) Kaliwadas," terang Muhibin.
Oleh karena itu saya mohon dengan hormat, kepada personal yang berada dalam P3A, bila gejala persoalan muncul, tolong dikomunikasikan dengan efektif dan diselesaikan dengan baik.
"Maka saya titip pesan sama tim Advokat Ulu-Ulu Vak Pemalang Bapak Mufidi agar bisa memfasilitasi dan membantu seluru aspek kinerja ulu ulu vak termasuk didalamnya kebutuhan bahkan untuk perbaikan dalam menyelenggarakan komunikasi kolaborasi yang dengan semua stakeholder untuk kemakmuran dan kesejahteraan ulu ulu vak,"pungkas Muhibin.
Sebelumnya dalam kesempatan yang sama disampaikan oleh Advokasi LBA Mufidi S.H menyatakan pentingnya kebersamaan serta perlindungan bagi petani. Ia mengajak seluruh pihak untuk saling mendukung dan menjaga kekompakan dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.
Perlu kita pahami bersama bahwa "setelah adanya revolusi hijau tentang pertanian dan perairan di dunia, Pemerintah Belanda dulu membentuk petugas pembagi air di area pertanian, dan sekarang ini yang bernama Ulu ulu vak.
"Jadi, Ulu ulu vak ini peninggalan dari zaman Belanda secara turun-temurun, bahkan yang sebelumnya aslinya dari zaman kerajaan juga sudah ada petugas pembagi air, dulu namanya Jogotirto, Ili-Ili, Reksobumi dan macam-macam lagi disebutkan sesuai tiap-tiap daerah berbeda-beda", terang Mufidi.
Seiring berjalannya waktu pada zaman era Suharto dulu bergeser dan hampir ditiadakan.
Tapi alhamdulillah di Kabupaten Pemalang ini, ulu ulu vak tetap eksis keberadaannya diakui sebagai kearifat lokal yang membantu kinerja dari Dinas Pertanian dan Dinas
pekerjaan DPUTR.
Jadi ulu ulu vak ini kelembagaan yang berkoordinasi dengan dua kedinasan di dalam sistem tanaman pangannya dan hama berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Sedangkan dalam pembagian airnya, bekerja berkoordinasi dengan Dinas DPUTR dan PSDA.
Seiring berjalannya zaman ini, kita berkoordinasi dengan Tani Merdeka untuk bersinergi, karena ulu ulu vak ini merupakan ujung tombak dalam mendukung program pemerintah terutama Impres Bapak Presiden Prabowo Impres nomor 5 dan Impres nomor 2 tahun 2025 tentang ketahanan pangan dan sistem perairan Indonesia.
"Sistem irigasi dan perairan di Indonesia sebenarnya sudah tertata dari zaman penjajahan, Jadi dari pemerintah Hindia Belanda sudah membentuk ulu ulu yang kebetulan upahnya juga tidak memberatkan kepada pemerintah, karena Upahnya dari masyarakat petani setempat", pungkas Mufidi.
Dalam hal ini Keluarga besar Ulu-ulu Vak Laskar Banyu Aji menggelar kegiatan halal bihalal bersama Tani Merdeka sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antar petani di Kabupaten Pemalang.
Kegiatan yang melibatkan anggota dari wilayah Bendung Sokawati, Mejagong, Bendung Nambo, Bendung Kaliwadas, Welut putih, Bendung Sungapan ini dipusatkan di Gedung Serba Guna Prof. H. Mundro Penyowijoyo, Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan.
Acara kegiatan dihadiri Ratusan pengurus dan anggota Ulu-ulu Vak beserta keluarga tampak hadir memadati lokasi acara. Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa sejak awal hingga akhir kegiatan berlangsung.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment