Distanparik Pemalang Salurkan Bantuan 8 Ekor Kambing dan 2.000 Benih Ikan serta Pakan Ternak Sebanyak 1,2 Ton Untuk Warga Terdampak Bencana
PEMALANG - Camat Pulosari, Arif Senoaji mengungkapkan bahwa berbagai bantuan untuk pemulihan ekonomi warga terdampak bencana terus disalurkan secara bertahap, termasuk dari sektor pertanian.
“Selain bantuan ternak, dari Dinas Pertanian juga akan ada bantuan pupuk. Mengingat kita akan memasuki musim kemarau, masa tanam sudah dimulai sehingga penyaluran akan dilakukan bertahap,” hal tersebut disampaikan Arif Senoaji saat acara Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Distanparik) Kabupaten Pemalang menyalurkan bantuan berupa ternak dan benih ikan kepada warga terdampak bencana di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kamis (2/4/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Penakir, Agus Riyadi juga turut menyatakan, bahwa bantuan yang disalurkan Distanparik sangat dibutuhkan oleh warga, terutama setelah bencana banjir bandang yang terjadi pada 23 Januari 2026 lalu, yang mengakibatkan sejumlah ternak milik warga hilang terbawa arus.
“Alhamdulillah hari ini warga mendapat bantuan kambing. Ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” katanya.
Salah satu penerima bantuan, Musinin mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap ternak tersebut dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarganya.
“Alhamdulillah senang, saya senang sudah menerima kambing dan pakan,” ungkapnya.
Dengan adanya bantuan ini, pemerintah daerah berharap masyarakat terdampak bencana dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas ekonomi secara normal, bantuan ini diharapkan mampu membantu pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.
Sebelumnya disampaikan oleh Sekretaris Distanparik Akhmad Hilmi menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan meliputi 8 ekor kambing untuk warga terdampak di Desa Penakir dan Desa Sima, Kecamatan Moga, 2.000 benih ikan untuk ditebar di embung Desa Penakir, serta pakan ternak sebanyak 1,2 ton.
“Kami berharap bantuan yang kami berikan bisa berkembang biak dan memberikan hasil. Untuk benih ikan yang disebar, dalam waktu kurang lebih dua bulan sudah bisa dipanen,” tandas Hilmi saat penyerahan bantuan di halaman Desa Penakir.
(Eko B Art).
Comments
Post a Comment